Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Naik di November 2025

admin.aiotrade 09 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Naik di November 2025

Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Naik di Bulan November 2025

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia kembali mencatatkan kenaikan pada bulan November 2025, dengan angka yang mencapai level 124. Peningkatan ini menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi semakin meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini juga berada di atas ambang batas optimis, yaitu di atas 100.

Menurut Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, peningkatan IKK tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi. Meskipun terjadi kenaikan sebesar 2,8 poin dibandingkan Oktober 2025, angka ini masih lebih rendah dibandingkan IKK pada November 2024 yang mencapai 125,9.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

IKK Berdasarkan Kelompok Pengeluaran dan Usia

Peningkatan IKK terjadi di sebagian besar kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran antara Rp2,1 juta hingga Rp3 juta mencatatkan kenaikan tertinggi, dari 110,9 menjadi 117,6. Sementara itu, kelompok pengeluaran antara Rp3,1 juta hingga Rp4 juta mengalami kenaikan terendah, yaitu dari 117,1 menjadi 117,3.

Dari sisi kelompok usia, seluruh kelompok usia mengalami kenaikan IKK. Kelompok usia 51-60 tahun mencatatkan kenaikan terbesar, yaitu dari 108,3 menjadi 116,9.

Indeks Kondisi Ekonomi dan Ekspektasi Konsumen

Peningkatan IKK sejalan dengan naiknya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) menjadi 111,5, dari sebelumnya 109,1. Selain itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga meningkat menjadi 136,6, naik dari 133,4.

IKE mengalami peningkatan pada seluruh komponen pembentuknya, terutama pada Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) yang naik ke level 121,5 dari sebelumnya 117,1. Demikian juga, Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) dan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) masing-masing meningkat menjadi 109,4 dan 103,7.

IEK juga tercatat meningkat pada seluruh komponen pembentuknya, dengan kenaikan terbesar terjadi pada Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP), yang naik dari 138,4 pada bulan sebelumnya menjadi 140,6.

Pendapatan Konsumen dan Proporsi Pengeluaran

Survei BI menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan konsumen untuk konsumsi sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 74,7 persen menjadi 74,6 persen. Di sisi lain, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) mengalami sedikit peningkatan, menjadi 14,4 persen.

Sementara itu, proporsi pembayaran cicilan atau utang (debt to income ratio) pada November 2025 relatif tetap, yakni 11 persen, dibandingkan bulan sebelumnya. Proporsi konsumsi terhadap pendapatan stabil, dengan peningkatan konsumsi pada kelompok pengeluaran Rp3,1-4 juta dan lebih dari Rp5 juta, yang diiringi dengan penurunan pada kelompok pengeluaran Rp2,1-3 juta. Proporsi konsumsi pada kelompok pengeluaran Rp1-2 juta tetap stabil di angka 76,5 persen.

Porsi pendapatan yang ditabung mengalami peningkatan pada kelompok pengeluaran Rp3,1-4 juta (14,3 persen) dan Rp4,1-5 juta (14,6 persen). Sebaliknya, kelompok dengan pengeluaran lebih dari Rp5 juta mengalami penurunan dalam porsi tabungan, menjadi 15,9 persen.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan