Susun Master Plan Pembangunan Sofifi, Bappenas Libatkan Kesultanan Tidore dan Pemda

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Susun Master Plan Pembangunan Sofifi, Bappenas Libatkan Kesultanan Tidore dan Pemda
Susun Master Plan Pembangunan Sofifi, Bappenas Libatkan Kesultanan Tidore dan Pemda

Penetapan Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara

Sofifi ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara pada saat Tidore belum memiliki kota administratif karena masih berada dalam induk Kabupaten Halmahera Tengah. Hal ini menjadi penting dalam konteks pengembangan wilayah yang lebih luas, terutama dalam memperkuat posisi Tidore sebagai bagian dari provinsi yang baru dibentuk.

Pertemuan yang diadakan oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, bersama Sultan Tidore, Husain Alting, dan Direktur Pembangunan Indonesia Timur Bappenas, merupakan tindak lanjut dari rencana pembangunan Sofifi sebagai ibu kota provinsi. Pertemuan ini dilakukan di Kedaton Kesultanan Tidore, pada Kamis (23/10/2025), dan menunjukkan komitmen pihak-pihak terkait dalam mewujudkan visi tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peran Kesultanan dalam Pengembangan Sofifi

Empat kesultanan besar yaitu Kesultanan Tidore, Ternate, Jailolo, dan Bacan juga turut serta dalam proses pengembangan Sofifi. Mereka memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pembangunan ibu kota provinsi dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan tradisi lokal.

Ahmad Laiman menjelaskan bahwa penentuan Sofifi sebagai ibu kota provinsi dilakukan karena kondisi Tidore yang belum memiliki status kota administratif. Dengan demikian, Sofifi menjadi titik sentral yang lebih representatif untuk kebutuhan pemerintahan dan pembangunan di wilayah Maluku Utara.

Proses Pembangunan Sofifi

Pembangunan Sofifi tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial dan ekonomi. Dalam pertemuan ini, para pemangku kepentingan membahas berbagai langkah strategis untuk memastikan bahwa Sofifi dapat menjadi pusat pemerintahan yang efisien dan layak.

Beberapa hal yang dibahas antara lain:

  • Pengembangan sistem transportasi yang memadai untuk mendukung mobilitas penduduk dan barang.
  • Peningkatan kualitas fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat pelayanan publik.
  • Pengaturan tata ruang dan perencanaan kota yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga nasional, dan pihak kesultanan, diharapkan Sofifi dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di provinsi Maluku Utara.

Tantangan dan Harapan

Meski ada banyak harapan terhadap pembangunan Sofifi, beberapa tantangan juga harus dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya dan anggaran yang tersedia. Namun, dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen yang jelas, diharapkan semua tantangan tersebut dapat diatasi.

Selain itu, pentingnya melibatkan masyarakat setempat dalam proses perencanaan dan pembangunan juga menjadi fokus utama. Partisipasi aktif masyarakat akan memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan