Swalayan Senyum 5000 Sorong Terbakar, Damkar Butuh 5 Jam untuk Padamkan Api

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Swalayan Senyum 5000 Sorong Terbakar, Damkar Butuh 5 Jam untuk Padamkan Api

Kebakaran Hebat Melanda Swalayan Senyum 5000 di Kota Sorong

Pada Rabu (17/12/2025) dini hari, sebuah kebakaran hebat melanda Swalayan Senyum 5000 yang terletak di Kilometer 9, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 03.12 WIT dan membutuhkan waktu hingga lima jam untuk sepenuhnya dipadamkan.

Ketua Regu 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sorong, Basirun, mengatakan bahwa laporan awal kebakaran diterima dari masyarakat sekitar. "Laporan masuk sekitar 5-10 menit setelah kejadian. Dari situ kami segera bergerak ke lokasi," ujarnya kepada media di sela waktu istirahat petugas di lokasi kejadian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proses Pemadaman yang Memakan Waktu

Waktu tempuh menuju lokasi kejadian sekitar 40 hingga 45 menit. Saat petugas tiba, api sudah membesar dan melahap bagian atas bangunan. "Yang bisa kami selamatkan saat itu hanya lantai bawah dan rumah-rumah warga di sekitar lokasi, termasuk rumah kos di belakang serta bangunan di sekitar ruko," kata Basirun.

Api diduga berasal dari lantai tiga bangunan. Selain swalayan, kobaran api juga merembet dan menghanguskan kantor Partai NasDem Papua Barat Daya yang menjadi satu kesatuan ruko.

Kendala dalam Proses Pemadaman

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala utama berupa keterbatasan suplai air. Basirun menjelaskan, mobil pemadam harus bolak-balik mengisi air karena tidak ada unit tangki yang siaga di lokasi serta keterbatasan personel. "Itu bikin waktu terbuang. Pengisian bisa 10 bahkan 20 menit," ucapnya.

Air diambil dari tangki penyimpanan di kawasan Jalan Victoria, Gunung Jupri (KM.10), serta memanfaatkan bak air di sekitar ruko untuk membantu proses pendinginan. Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Sorong mengerahkan 12 tangki air dengan kapasitas empat ton per tangki. Berdasarkan perhitungan di lapangan, pemadaman diperkirakan menghabiskan hingga 20 tangki.

Kerja Sama antara Damkar Kota dan Provinsi

Menurut Basirun, Damkar Kota Sorong mengerahkan dua unit mobil pemadam, terdiri dari satu unit milik Kota Sorong dan satu unit bantuan dari Damkar Provinsi Papua Barat Daya. Total personel yang dikerahkan sekitar 20 orang, gabungan dari 10 personel provinsi dan 10 personel kota.

Hingga pukul 08.00 WIT, proses pendinginan masih berlangsung guna memastikan tidak ada lagi titik api. "Kami belum bisa kembali ke markas sebelum benar-benar dipastikan aman. Pendinginan harus tuntas," ujar Basirun.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan