Kehidupan Perkawinan yang Penuh Duka
Melda Safitri, seorang istri yang dicerai oleh suaminya menjelang pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Satpol PP Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, kini menjadi sorotan publik. Kisahnya menyebar luas di media sosial Facebook dan menjadi topik pembicaraan hangat.
Sebagai seorang istri, Melda tentu merasa tidak terima ketika tiba-tiba ditinggalkan oleh suaminya. Selama ini, ia telah menjalani perannya sebagai ibu rumah tangga dengan baik. Bahkan, ia membelikan seragam KORPRI agar bisa dipakai oleh suaminya saat pelantikan. Namun, semua usaha itu ternyata sia-sia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penyebab utama perceraian adalah karena Melda tidak memasak makanan untuk suaminya. Namun, hal tersebut hanyalah pemicu saja. Ternyata, JS, suami Melda, sudah muak dengan kondisi rumah tangganya selama ini.
Pengakuan dari Melda Safitri
Dalam sebuah podcast Denny Sumargo, Melda mengungkapkan alasan suaminya ingin bercerai. Ia mengatakan bahwa JS merasa dirinya terlalu keras kepala dan sulit diatur. "Saya tanya ke dia, 'Apa alasan kamu ceraikan saya', dia bilang saya keras kepala, tidak bisa diatur," ujarnya.
Meskipun mengakui bahwa dirinya mungkin kurang sempurna sebagai seorang istri, Melda tetap merasa kecewa karena diceraikan tepat sebelum suaminya dilantik. "Saya kecewanya setelah saya temani dari nol tapi pas dia sudah sukses dia tinggalin," katanya.
Proses Perceraian
Melda mengungkapkan bahwa mereka sudah membuat surat pernyataan perceraian. Orang tua Melda datang ke Singkil bersama adiknya untuk bertemu mantan suami. JS pun datang ke rumah membawa wali dan menyatakan keinginannya untuk menceraikan Melda.
Masalah Ekonomi yang Menghantui
Selain sifat yang keras, faktor ekonomi juga menjadi salah satu penyebab dalam perjalanan rumah tangganya. Melda mengaku kesulitan membeli bedak karena tekanan finansial. "Perceraian yang ia lontarkan kepada saya pada 15 Agustus itu sangat menyakitkan bagi saya, impian yang sudah saya harapkan dengan anak-anak kandas," ujarnya dengan air mata.
JS juga tidak pernah pulang ke rumah setelah menceraikan Melda. Ia lebih memilih tinggal di rumah orang tuanya. "Dan dia tidak mau pulang, dia tetap kekeuh untuk menceraikan saya, mungkin karena saya kurang sempurna, saya ikhlas untuk terima hal itu," tambahnya.
Penampilan dan Rasa Percaya Diri
Melda juga mengungkapkan bahwa penampilannya mungkin menjadi salah satu alasan suaminya ingin bercerai. "Mungkin dari penampilan saya yang kurang menyenangkan lagi, kurang mengurus diri." Ia mengakui bahwa setiap perempuan ingin terlihat cantik, namun faktor ekonomi menjadi kendala.
"Kalau saya usahakan untuk membeli bedak, nanti bagaimana dengan kebutuhan kami," lanjutnya.
Di sisi lain, Melda tetap mengakui bahwa JS telah berusaha mencari nafkah, meski hasilnya tidak selalu maksimal. "Dia mencari juga, tapi terkadang yang dicari itu belum tentu ada hasil tapi dia udah usaha," ujarnya.
Mental yang Hancur
Kini, Melda mengaku mentalnya hancur. Meski fisik suaminya tidak pernah kasar, ia merasa hatinya sudah cukup terluka. "Mental hancur, kalau fisik dia tidak pernah kasar, tapi kalau batin sudah cukup," katanya.
Ia masih membayangkan hari pelantikan suaminya dan ingin bisa menemani serta foto bersama keluarga. Namun, harapan itu pupus karena diceraikan dua hari sebelum pelantikan. "Saya hanya kecewa impian yang sudah saya harapkan hancur sekitar dua hari lagi dia mau menerima SK dia menceraikan saya itu yang buat saya kecewa," ujarnya.
Fokus pada Anak
Meski perasaannya terhadap JS sudah tidak ada, Melda lebih memilih fokus pada pengasuhan anaknya. "Jujur kalau sekarang hati saya ke dia sudah kosong, tapi saya lebih fokus untuk saya," tuturnya.

