
Ledakan Tabung Freon di Usaha Es Kristal Zam Zam Mua, Dua Pekerja Terluka
Pada hari Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 12.30 WIB, sebuah tabung freon meledak di tempat usaha pembuatan es Kristal Zam Zam Mua, yang terletak di Desa Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Peristiwa ini menimbulkan luka pada dua pekerja dan merusak bangunan tempat usaha tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, ledakan terjadi di salah satu unit produksi yang menggunakan tabung freon sebagai alat pendingin. Akibatnya, dua orang pekerja mengalami cedera. Salah satu dari mereka mengalami luka berat dan kini sedang dirawat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh. Sementara itu, korban lainnya hanya mengalami luka ringan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Korban dan Proses Pengobatan
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa laporan awal diterima oleh Pusdalops PB Aceh Barat pada pukul 15.55 WIB dari masyarakat sekitar lokasi kejadian.
“Ledakan terjadi di salah satu usaha es kristal yang menggunakan tabung freon. Dua orang pekerja menjadi korban akibat terkena material dari ledakan tersebut,” ujar Teuku Ronal dalam pernyataannya.
Dua korban yang terluka adalah Ali (38 tahun) dengan luka ringan dan Juli Suprianda (43 tahun) dengan luka berat. Keduanya telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, kondisi kesehatan kedua korban masih dalam pemantauan tenaga medis.
Kerusakan Bangunan dan Penyelidikan
Bangunan tempat usaha tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian ruang produksi dan atap. Sejumlah peralatan produksi juga rusak akibat ledakan. Namun, nilai kerugian materi belum dapat ditentukan karena masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan dan pengumpulan bukti. Polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.
BPBD Aceh Barat melalui Pusdalops PB terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menghimpun informasi tambahan dan memastikan proses penyelidikan berjalan lancar.
Situasi Saat Ini
Hingga saat ini, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Petugas kepolisian sedang memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan data dari lokasi kejadian. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan apakah ledakan disebabkan oleh kesalahan teknis, kelebihan tekanan, atau faktor lainnya.
Selain itu, pihak pengusaha juga diminta untuk memberikan keterangan lengkap terkait penggunaan dan perawatan tabung freon di tempat usaha tersebut. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Langkah Pencegahan dan Kesadaran Aparat
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan keselamatan kerja, terutama di tempat-tempat yang menggunakan alat-alat berbahaya seperti tabung freon. Dalam beberapa kasus, ledakan bisa terjadi akibat kelalaian dalam penggunaan atau perawatan alat tersebut.
BPBD Aceh Barat dan pihak berwenang lainnya diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi tentang tata cara penggunaan alat-alat industri berisiko tinggi. Selain itu, penegakan regulasi keselamatan kerja harus diperkuat agar tidak ada lagi kejadian serupa yang mengancam nyawa manusia.