Insiden Ledakan Gas 3 kg di Bandung Menewaskan Empat Orang
Pagi hari yang biasanya tenang di Gang Mansur RT 6/7, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, tiba-tiba dihebohkan oleh suara ledakan yang berasal dari tabung gas 3 kg. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (17/10/2025) pukul 05.30 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka bakar parah dan memerlukan perawatan intensif.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Korban Luka Bakar Parah
Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, menjelaskan bahwa empat korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Mereka adalah:
- Ade (47 tahun), pemilik rumah yang mengalami 80 persen luka bakar.
- Mita (45 tahun), yang juga mengalami 80 persen luka bakar.
- Serli (17 tahun), mengalami 90 persen luka bakar.
- Soleh (28 tahun), penjual gas yang mengalami 60 persen luka bakar.
Menurut keterangan Kompol Sumartono, insiden ini dimulai saat Mita membeli gas 3 kg di warung milik Soleh. Saat akan dipasang di rumah, gas mengalami kebocoran. Mita kemudian menyimpan tabung gas tersebut di dalam ember berisi air. Ia kemudian meminta anaknya, Bayu, untuk kembali ke warung Soleh dan membeli gas 3 kg baru.
Setelah Soleh tiba di rumah korban, ia naik ke lantai dua untuk memasangkan gas yang baru. Setelah selesai, ia menyalakan kompor gas, dan tiba-tiba terjadi ledakan besar yang menyebabkan kerusakan rumah dan luka pada para korban.
Kesaksian Saksi Mata
Saksi mata, Dedi (46 tahun), mengaku mendengar ledakan tersebut dan langsung keluar rumah menuju lokasi kejadian. Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan membantu mengevakuasi empat korban yang terluka.
"Saya langsung menghubungi Damkar dan Polsek Kiaracondong," ujarnya.
Proses Penanganan dan Pemulihan
Saat ini, para korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pindad. Tim medis bekerja keras untuk memberikan perawatan terbaik agar kondisi mereka dapat membaik. Selain itu, pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.
Insiden ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat tentang bahaya penggunaan tabung gas yang tidak tepat dan pentingnya kesadaran akan keselamatan diri sendiri serta lingkungan sekitar.