Tagana Tasikmalaya Catat 13 Bencana Alam pada Oktober 2025, Warga Diminta Siaga

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 12x dilihat
Tagana Tasikmalaya Catat 13 Bencana Alam pada Oktober 2025, Warga Diminta Siaga
Tagana Tasikmalaya Catat 13 Bencana Alam pada Oktober 2025, Warga Diminta Siaga

Peringatan Dini Bencana Alam di Kabupaten Tasikmalaya

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Cuaca ekstrem, seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir, diperkirakan akan terus terjadi hingga Desember mendatang. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko bencana yang bisa mengancam keselamatan warga dan infrastruktur.

Beberapa waktu terakhir, berbagai daerah di Kabupaten Tasikmalaya telah mengalami bencana alam akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurut data dari Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, sepanjang Oktober 2025, tercatat ada 13 kejadian bencana alam yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem. Kejadian tersebut meliputi:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • 4 titik longsor
  • 7 kejadian angin kencang
  • 1 titik banjir
  • 1 banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Sukaratu

Dari total peristiwa tersebut, 2 warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara 3 rumah mengalami kerusakan berat. Selain itu, 1 rumah berstatus terancam, 5 rumah rusak sedang, dan 19 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Banjir juga sempat menggenangi 19 rumah warga di wilayah terdampak.

Tidak hanya permukiman, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Empat titik jalan rusak, empat lokasi jaringan irigasi terdampak, serta beberapa wilayah mengalami gangguan pada jaringan listrik karena terjangan angin kencang dan hujan lebat.

Menurut Jembar Adisetya, Ketua Forum Koordinasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya, informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga akhir tahun. Daerah yang memiliki kontur perbukitan dan berada di sekitar aliran sungai disebut memiliki risiko lebih tinggi terhadap bencana seperti longsor dan banjir bandang.

Jembar mengimbau agar masyarakat tetap siaga dan tidak lengah menghadapi kondisi ini. Ia berharap tidak sampai terjadi bencana besar yang lebih parah.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga mengingatkan warga agar segera melapor kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, atau pemerintah desa setempat jika menemukan tanda-tanda potensi bencana. Beberapa indikator yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Munculnya retakan tanah
  • Meningkatnya debit air sungai
  • Kondisi pohon yang tampak rawan tumbang

Dengan adanya peringatan dini dan kesadaran masyarakat, diharapkan dapat meminimalisir risiko bencana alam yang bisa terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan