Tak Ingin Dipenjara, DJ Panda Minta Erika Carlina Cabut Laporan Pengancaman

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Tak Ingin Dipenjara, DJ Panda Minta Erika Carlina Cabut Laporan Pengancaman

Permintaan Maaf DJ Panda yang Terbuka dan Tulus

DJ Panda, seorang DJ ternama, telah secara terbuka memohon maaf kepada Erika Carlina atas dugaan pengancaman yang ia lakukan. Ini merupakan langkah penting dalam upaya menyelesaikan kasus yang kini sudah berlangsung selama sekitar lima bulan.

Dalam beberapa kali kesempatan, DJ Panda telah menyampaikan permintaan maafnya agar kasus ini tidak sampai ke tahap hukum yang lebih lanjut. Ia juga mengungkapkan penyesalannya atas perbuatan yang dilakukannya terhadap Erika Carlina, yang saat itu sedang dalam kondisi hamil.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Baru-baru ini, DJ Panda menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permintaan maafnya secara langsung. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa dirinya merasa sangat menyesal atas tindakan yang dilakukannya. Ia menyadari adanya dampak teror yang diterima oleh Erika selama masa kehamilannya.

Menurut laporan, DJ Panda diduga mengancam Erika Carlina melalui grup WhatsApp. Ancaman tersebut terkait penyebaran data pribadi hingga rahasia kehamilan Erika. Ia mengaku baru menyadari dampak dari perbuatan tersebut ketika melihat reaksi publik setelah mengetahui rahasia kehamilan yang sebelumnya ditutupi oleh Erika.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya ke pihak Erika Carlina,” ujar DJ Panda, dikutip dari YouTube Intens Investigasi. Ia juga menyatakan bahwa dirinya telah khilaf atas perbuatan tersebut.

DJ Panda juga memohon agar Erika Carlina mencabut laporannya. Ia ingin berdamai dengan sosok wanita yang pernah bersamanya itu. “Semoga Erika bisa memberikan saya untuk berdamai, dan Erika mencabut laporannya,” ucapnya.

Janji untuk Hidup Lebih Baik

Selain permintaan maaf, DJ Panda juga berjanji akan berubah. Ia berharap permasalahannya ini bisa menjadi pembelajaran bagi dirinya serta orang-orang di sekitarnya. “Semoga adanya kasus saya bisa menjadi pembelajaran untuk saya dan orang-orang di sekitar saya,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, pengacara DJ Panda, Michael Sugijanto, menegaskan bahwa permintaan maaf dari kliennya memang diutarakan secara tulus. Publik pun kini bisa menilai sendiri soal permintaan maaf dan ungkapan penyesalan dari sang DJ di depan media.

“Kita bisa lihat tangannya keringetan semua itu, ketika baca bergetar padahal udah ada bantuan secarik kertas tadi,” ujar Michael. Ia juga menambahkan, “Lihat mukanya ekspresinya, salah satu tujuan kita mengundang rekan-rekan supaya kalian nggak cuman lihat statementnya saja dalam bentuk tertulis, tapi kalian bisa lihat sendiri, nilai sendiri.”

Syarat Erika Carlina untuk Berdamai

Sebelumnya, kuasa hukum Erika, Mohammad Faisal, menjelaskan bahwa kemungkinan damai tetap terbuka asal memenuhi syarat yang dianggap penting oleh pihaknya. Dari pihak Erika menginginkan pengakuan dari DJ Panda atas apa yang sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

“Kalau Mbak Erika sendiri, intinya yang bersangkutan harus dengan tulus mengakui perbuatannya, bukan menyanggah,” ujar Mohammad Faisal di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat. Menurutnya, ruang perdamaian bisa terbuka lebar apabila DJ Panda bersedia meminta maaf secara jujur dan menunjukkan itikad baik untuk memulihkan nama dan hak-hak Erika.

“Atau memulihkan hak-hak klien kami, mungkin saja itu dapat diindahkan terkait RJ,” jelasnya. Perihal permintaan maaf cukup dilakukan lewat video, pertemuan langsung, atau dipublikasikan melalui media, Faisal mengatakan hal tersebut masih harus dibahas lebih lanjut.

Kronologi Permasalahan Erika Carlina dengan DJ Panda

Perseteruan ini bermula dari laporan Erika yang menuduh DJ Panda melakukan pengancaman lewat sebuah grup WhatsApp. Erika Carlina melapor ke polisi pada 19 Juli 2025. Dalam laporannya, DJ Panda disebut mengancam akan menghancurkan karier Erika. Tidak hanya itu, ia juga diduga menyebarkan informasi tidak benar, termasuk tuduhan bahwa anak yang dikandung Erika bukanlah anaknya dan menyebut Erika sebagai psikopat.

Lebih jauh, DJ Panda dituduh membagikan data pribadi sensitif milik Erika, salah satunya foto USG dari sebuah rumah sakit, ke dalam grup WhatsApp beranggotakan sekitar 500 orang. Saat itu kondisi Erika hamil, sehingga diakui merasa tertekan. Kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan pada Oktober 2025. DJ Panda telah menjalani beberapa kali pemeriksaan sebagai saksi terlapor.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan