TalentGO.AI hadirkan asisten HR virtual, percepat rekrutmen

Inovasi dalam Rekrutmen dengan Teknologi AI

TalentGO.AI, sebuah startup teknologi rekrutmen, telah meluncurkan asisten HR virtual yang berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu perusahaan mempercepat dan mengefisienkan proses perekrutan karyawan. Dengan meningkatnya permintaan akan tenaga kerja digital, banyak perusahaan—terutama usaha kecil dan menengah (UKM)—masih menghadapi tantangan dalam proses rekrutmen yang memakan waktu dan biaya. Rata-rata proses perekrutan disebut bisa menyedot hingga 150 jam kerja dengan biaya mencapai Rp11,5 juta, terutama untuk tahap penyaringan CV dan wawancara awal.

Ketimpangan di Pasar Tenaga Kerja

CEO & Founder TalentGO.AI, Valencia Gabriella, mengatakan bahwa platform ini lahir dari pengalaman pribadi melihat ketimpangan di pasar tenaga kerja. "Sejak 2020 saya melihat sulitnya kandidat mendapatkan pekerjaan, sementara di sisi lain pemilik bisnis kesulitan menemukan talenta yang tepat. Dari situ kami mengembangkan solusi berbasis AI untuk menjembatani kebutuhan tersebut," ujar Valencia dalam keterangan resminya, Kamis (27/2/2026).

Cara Rekrutmen yang Efisien

Hadir pada 2025, TalentGO.AI menawarkan layanan business-to-business (B2B) end-to-end, mulai dari pencarian kandidat, otomasi penilaian CV, hingga video interview. Perusahaan mengklaim teknologi yang digunakan mampu memangkas proses rekrutmen hingga enam kali lebih cepat. Valencia menilai persoalan utama rekrutmen bukan semata kurangnya kandidat, melainkan proses administrasi manual yang menyita waktu, mulai dari sourcing hingga screening awal. Dalam praktiknya, beban tersebut kerap ditangani langsung oleh pemilik usaha atau tim operasional.

"Lewat pendekatan 'AI Virtual HR', sistem TalentGO.AI disebut dapat mempercepat proses seleksi hingga 80% dengan membaca pola dan konteks CV, bukan sekadar mencocokkan kata kunci. Kandidat kemudian diurutkan berdasarkan tingkat kecocokan dengan posisi yang dibutuhkan," tegasnya.

Platform yang Sudah Digunakan oleh 50 Perusahaan

Sejak peluncuran, TalentGO.AI mengklaim telah digunakan lebih dari 50 perusahaan dengan lebih dari 130 posisi aktif dan menjangkau lebih dari 30.000 kandidat dalam tiga bulan pertama. Perusahaan juga menyebut proses rekrutmen, dari pencarian hingga offering, dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari untuk sejumlah klien di sektor teknologi, ritel, manufaktur, F&B, hingga fashion.

Berdasarkan 75 siklus rekrutmen, tingkat keselarasan penilaian AI dengan standar rekruter disebut berada di kisaran 85 persen–90 persen. Meski demikian, perusahaan tetap menyediakan mekanisme override dan kalibrasi berkala untuk meminimalkan potensi bias.

"Rekrutmen seharusnya bukan lagi menjadi beban administratif yang panjang dan mahal. Dengan proses yang lebih ringkas, perusahaan bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis inti," tutup Valencia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan