Tambal Ban Tubless: Cara Aman Tanpa Menusuk Dari Luar

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 32x dilihat
Tambal Ban Tubless: Cara Aman Tanpa Menusuk Dari Luar


aiotrade
- Salah satu kelebihan ban tubeless jika terjadi bocor angin tidak langsung habis.
Tidak seperti pada penggunaan ban dalam. Dan lagi, saat terjadi kebocoran, sebelum angin habis sudah bisa dirasakan dengan ciri kendaraan menjadi terasa berat.
Jika ban motor tubeless mengalami bocor, biasanya ditambal dengan cara ditusuk dari bagian luarnya.
Ricat, Pemilik toko ban Kusuma Jaya di Jl. Raya BSD, No.210, Tangerang Selatan mengatakan proses menambal ban bocor dari luar, cara yang sudah dikenal orang kebanyakan.


"Paling sering ditawarkan bengkel tambal ban," ujar Ricat beberapa waktu lalu.
Metode yang dilakukan tersebut sebetulnya tidak terlalu berdampak banyak pada ban saat motor digunakan. Asalkan kebocoran yang ada memiliki kondisi tertentu.
"Boleh saja ditambal dengan metode string atau tusuk dan sumpal bocor pakai karet jika kebocoran tidak besar pada crown area," lengkapnya.
Crown area adalah, bagian tengah ban yang menapak langsung pada permukaan jalan. Karena jika tidak, menambal ban tubeless yang bocor dengan cara string secara langsung bisa merusak permukaan ban. Yang lebih parah lagi, cara ini bisa merusak kawat baja pada ban jika dilakukan tidak hati-hati.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Lalu bagaimana cara menambal ban tubeless yang benar dan aman? Cara lain untuk menambal yang lebih dianjurkan adalah dari dalam, yang lebih dikenal sebagai metode Tiptop.
Kalau dari dalam, tambalnya pakai penambal khusus berupa rubber patch, lebih dianjurkan karena tidak berisiko merusak struktur ban dan cocok buat kebocoran yang besar," tambah Ricat.

Meskipun lebih aman dan dianjurkan oleh produsen ban, bengkel yang menawarkan metode tambal dalam pada ban tubeless motor masih sulit ditemui. Selain juga prosesnya agak ribet, karena perlu melepas ban dari pelek. Namun, jika darurat dan enggak ada yang menyediakan jasa tambal ban dari dalam atau metode tiptop, apa boleh buat tambal ban dari luar atau metode tusuk jadi satu-satunya pilihan.

Kelebihan dan Kekurangan Ban Tubeless

Ban tubeless memiliki beberapa keunggulan dibandingkan ban dalam. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui:

  • Tahan terhadap kebocoran kecil: Jika terjadi kebocoran kecil, angin tidak akan langsung keluar sepenuhnya. Hal ini memungkinkan pengendara untuk tetap melanjutkan perjalanan tanpa harus segera berhenti.
  • Lebih ringan: Ban tubeless umumnya lebih ringan dibandingkan ban dalam. Hal ini dapat memberikan efek positif pada performa kendaraan.
  • Kemudahan dalam perawatan: Ban tubeless lebih mudah dipasang dan dilepas, sehingga proses perawatan menjadi lebih cepat dan efisien.

Namun, ban tubeless juga memiliki kelemahan. Misalnya, jika terjadi kebocoran besar, maka perlu adanya tindakan yang tepat agar tidak merusak struktur ban.

Metode Penambalan Ban Tubeless

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk menambal ban tubeless, antara lain:

  • Penambalan dari luar (tusuk): Metode ini umumnya digunakan oleh bengkel tambal ban. Prosesnya cukup sederhana, yaitu dengan menusuk bagian luar ban dan menambalnya dengan karet. Namun, metode ini tidak disarankan untuk kebocoran besar karena berisiko merusak struktur ban.
  • Penambalan dari dalam (Tiptop): Metode ini lebih dianjurkan karena tidak berisiko merusak struktur ban. Prosesnya sedikit lebih rumit karena perlu melepas ban dari pelek. Namun, metode ini sangat efektif untuk kebocoran besar.

Tips Mengatasi Kebocoran Ban Tubeless

Jika terjadi kebocoran pada ban tubeless, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Jangan terburu-buru: Jika ban mengalami kebocoran kecil, cobalah untuk tetap tenang dan mencari tempat yang aman untuk berhenti.
  • Gunakan alat bantu: Jika tersedia, gunakan alat bantu seperti pompa angin portabel untuk mengisi ulang angin ban.
  • Periksa kondisi ban: Pastikan bahwa kebocoran tidak terlalu besar dan tidak berada di area kritis seperti crown area.
  • Pilih metode penambalan yang tepat: Jika memungkinkan, pilih metode penambalan dari dalam agar lebih aman dan efektif.

Dengan memahami kelebihan dan kekurangan ban tubeless serta metode penambalan yang tepat, pengendara dapat menjaga kondisi ban secara optimal dan menghindari risiko kerusakan yang lebih parah.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan