Tanggul Muara Baru Jakarta Bocor, Pemprov DKI Perkuat Struktur

admin.aiotrade 08 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Tanggul Muara Baru Jakarta Bocor, Pemprov DKI Perkuat Struktur


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melakukan peninjauan terhadap tanggul laut di kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Kejadian ini sempat menjadi perhatian publik setelah mengalami kebocoran yang menimbulkan kekhawatiran akan ancaman banjir rob.

Pramono menyampaikan bahwa pihaknya telah segera menangani masalah tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi rob memang masih akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, meskipun puncaknya sudah terjadi beberapa hari lalu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Pramono, pembangunan tanggul tersebut cukup rumit karena memerlukan koordinasi dengan pihak Pelindo. Namun, ia bersyukur bahwa antisipasi terhadap kebocoran dapat dilakukan dengan baik. Ia juga tidak keberatan jika ada pihak yang memviralkan isu tersebut, karena hal itu justru menjadi masukan untuk perbaikan di masa depan.

“Untuk wilayah Pelindo, kami akan meminta agar segera dikoordinasikan bekerja sama dengan sumber daya air (SDA),” ujar Pramono.

Penguatan Struktur Tanggul

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penguatan struktur untuk mengatasi kebocoran di tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase A.

“Kami sedang melakukan penguatan struktur dengan cara grouting, menggunakan metode shotcrete, digali tiga meter, kemudian dicor dan diisi dengan menggunakan beton cor ready mix K500 untuk tanggul pengaman pantai,” jelas Ika.

Saat ini, penguatan struktur sudah berjalan di hilir Nizam Zachman sepanjang 400 meter dan akan dilanjutkan sepanjang 1 kilometer. Ika menambahkan bahwa sebelumnya, satuan tugas (satgas) telah melakukan penanganan darurat terlebih dulu sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Hari-hari selanjutnya pasti perkuatan struktur terus dilaksanakan,” tambah Ika.

Tanggung Jawab dan Kerja Sama

Sebelumnya, Pramono menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membantu menambal kebocoran tanggul laut di kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pramono menjelaskan bahwa sebenarnya kebocoran yang terjadi bukanlah tanggung jawab Pemerintah Jakarta. Ia menegaskan bahwa kebocoran tanggul laut tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab dari pihak Pelindo. Namun, seluruh tanggul di wilayah hilir Jakarta kini masuk dalam pengawasan DKI, termasuk di Muara Angke, Waduk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru, R.E. Martadinata, dan Marunda Pulau.

Oleh karena itu, Pemerintah Jakarta akan membantu menangani kebocoran tanggul tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di kawasan pesisir Jakarta.

Tindakan Lanjutan

Selain penguatan struktur, pihak terkait juga akan terus memantau kondisi tanggul secara berkala. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua kebocoran atau kerusakan dapat segera ditangani sebelum memicu dampak yang lebih besar.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan mencakup:

  • Pemantauan rutin terhadap kondisi tanggul
  • Koordinasi antara instansi terkait seperti Dinas SDA dan Pelindo
  • Peningkatan kapasitas teknis dalam menangani masalah infrastruktur pesisir
  • Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan pesisir

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kebocoran tanggul laut dapat diminimalisir dan mencegah terjadinya banjir rob yang merugikan masyarakat sekitar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan