
Pengakuan Mr Nanang, Pedagang Cincau yang Tertarik Bekerja dengan Gubernur Jawa Barat
Mr Nanang, seorang pedagang cincau yang dikenal fasih berbahasa asing seperti Inggris, Belanda, Jerman, dan Spanyol, mengungkapkan perasaannya setelah mendengar respons dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Peristiwa ini terjadi setelah ia menagih janji yang sebelumnya disampaikan oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk memperkerjakannya.
Janji tersebut sempat membuat banyak orang di sekitarnya mengira bahwa Mr Nanang sudah bekerja dengan KDM. Namun, setelah beberapa bulan berlalu, janji itu belum juga terealisasi. Hal ini membuat Mr Nanang merasa kecewa dan sedikit baper. Ia akhirnya memberanikan diri untuk menyampaikan keluhannya kepada KDM melalui media sosial.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Setelah KDM memberikan respons, Mr Nanang pun mengucapkan terima kasih atas perhatian dan janji yang diberikan. Ia menyebut KDM sebagai pemimpin terbaik di Jawa Barat. “Terimakasih Pak KDM, Pak Gubernur, the best leader in west java,” ujarnya dalam wawancara dengan aiotrade.
Mr Nanang juga mengakui bahwa KDM adalah orang yang baik. Ia meminta maaf karena kurang sabar setelah dijanjikan akan diberi pekerjaan. “Maybe someday... so i think your'e very kind of me, i feel not be patient any time, karena mungkin gak sabar ya pak, mohon maaf,” katanya sambil menahan air mata.
Ia juga mengatakan bahwa KDM memiliki banyak ide luar biasa untuk negeri ini, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional. “Aki ini mungkin terlalu banyak ide pak untuk negeri ini, untuk nasional bahkan intermasional pak,” tambahnya.
Mr Nanang mengaku bahwa emosinya lebih besar dibanding kesadarannya. Ia merasa perlu mengungkapkan perasaannya agar bisa tenang dan bahagia. “Saya ungkapkan supaya saya tenang, bahagia, karena hidup ini, i want to be happy pak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ruang emosi dan ide-ide yang dimilikinya lebih besar daripada ruang kesadaran. “Ruang emosi ide saya, itu lebih besar pak dari ruang kesadaran,” imbuhnya.
Mr Nanang tampak sangat bersyukur ketika KDM merespons curhatannya. Ia mencoba menahan tangis saat mengucapkan rasa terima kasihnya. “Terimakasih pak KDM yang luar biasa, hapunten, hapunten abdi teh nya, hapunten, kakang, hapunten kakang...,” kata Nanang sambil menahan isak.
“Hatur nuhun Pak KDM, insya Allah saya siap insya Allah, apapun juga rencana Allah pak,” ujarnya dengan penuh harap.
Sebelumnya, KDM pernah menyampaikan janji bahwa Mr Nanang akan menjadi penerjemah bahasa asing untuk berbagai kegiatan yang melibatkan tamu-tamu dari luar negeri. Namun, sampai saat ini, KDM belum memiliki kegiatan yang melibatkan tamu asing. “Buat aki, saya memang pernah menyampaikan aki mendampingi saya menjadi penerjemah bahasa asing untuk berbagai kegiatan saya ketika melibatkan tamu-tamu dari luar negeri,” ujarnya.
KDM menegaskan bahwa ia akan memenuhi janji tersebut. “Dan saya pasti memenuhi janji itu. Tetapi memang sampai saat ini saya belum berkegiatan yang melibatkan tamu-tamu asing,” tambahnya.
Ia berjanji akan mengundang Mr Nanang untuk mendampinginya ketika menerima tamu-tamu dari luar negeri. “Nanti akan ada waktunya aki juga akan saya undang untuk mendampingi saya ketika menerima tamu-tamu dari luar negeri,” ujarnya.
KDM juga meminta maaf jika membuat Mr Nanang kecewa. “Semangat untuk terus berjualan dan nanti juga akan ada saatnya ya untuk kita bertemu. Mohon maaf kalau saya membuat aki kecewa,” katanya.
Mr Nanang tetap menjalani aktivitasnya sebagai pedagang cincau di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. Meskipun masih menunggu janji KDM, ia tetap optimis dan percaya bahwa suatu saat nanti semua akan terwujud.