Tebu Harapan Baru, Mitra Petani Tubaba Bersinergi dengan Sugar Group

admin.aiotrade 17 Okt 2025 2 menit 12x dilihat
Tebu Harapan Baru, Mitra Petani Tubaba Bersinergi dengan Sugar Group

Perluasan Program Kemitraan Tebu di Provinsi Lampung

Program kemitraan tebu yang digelar oleh Sugar Group Companies (SGC) terus diperluas di Provinsi Lampung. Salah satu kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Balai Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat, pada Kamis (16/10/2025). Sosialisasi ini dilakukan di 7 titik di Kabupaten Tulangbawang Barat dan 2 titik di Kabupaten Tulangbawang.

Rencananya, program ini akan diperluas ke beberapa kabupaten lain seperti Lampung Tengah dan Lampung Timur. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan anggota DPRD Tubaba, Camat Tulang Bawang Udik, para kepala tiyuh, serta masyarakat petani di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Udik.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Perwakilan Sugar Group Companies, Ir. Sulis Prapto, menjelaskan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan untuk membantu petani yang sedang menghadapi keterpurukan harga singkong dengan menawarkan kerja sama kemitraan berbasis tebu untuk jangka panjang. Menurutnya, kemitraan ini berlaku selama 10 tahun dan diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Selain menjamin kepastian pasar, SGC juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada petani melalui pelatihan dan bimbingan teknis, mulai dari teknik penanaman, pemeliharaan hingga pengelolaan panen.

Dalam paparannya, Ir. Sulis Prapto menyebutkan sejumlah keuntungan menanam tebu, di antaranya:

  • Satu kali tanam dapat menghasilkan 3–4 kali panen.
  • Biaya produksi yang relatif lebih rendah dibandingkan komoditas lain.
  • Kondisi geografis dan iklim Lampung yang sangat mendukung pertumbuhan tebu.

Ia menambahkan, dalam pola kemitraan ini petani menyiapkan bahan baku mulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga panen, kemudian hasil panen dikirim ke pabrik sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama. Melalui pola tersebut, diharapkan petani dapat memperoleh penghasilan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Tulangbawang Barat Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif SGC dalam menjalin kemitraan dengan masyarakat petani. Menurutnya, program kemitraan ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui pola kerja sama yang saling menguntungkan. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya, karena program tersebut dinilai mampu menjadi solusi terhadap ketidakstabilan harga singkong yang kerap dihadapi petani.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi bersama seluruh pihak agar informasi dan manfaat program ini dapat tersampaikan kepada lebih banyak petani di wilayah Tulang Bawang Barat.

Melalui sosialisasi kemitraan tebu ini, Sugar Group Companies berharap semakin banyak petani yang bergabung sehingga dapat memperkuat sektor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di daerah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan