Tegas di Sidang Kabinet, Prabowo Janjikan Biaya Haji Lebih Murah dan Waktu Tunggu Dipangkas

admin.aiotrade 20 Okt 2025 2 menit 12x dilihat
Tegas di Sidang Kabinet, Prabowo Janjikan Biaya Haji Lebih Murah dan Waktu Tunggu Dipangkas


Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmennya untuk meringankan beban jemaah haji. Pernyataan tegas ini disampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (20/10/2025). Prabowo berjanji akan menurunkan biaya haji melalui efisiensi dan transparansi pelaksanaan.

“Saya minta biaya haji harus terus turun. Bisa dengan efisiensi dan pelaksanaan yang bersih,” ujarnya di hadapan para menterinya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tidak hanya soal biaya, Presiden juga menargetkan waktu tunggu keberangkatan haji yang saat ini mencapai 40 tahun dapat dipangkas menjadi 26 tahun.

“Dari waktu tunggu 40 tahun sekarang bisa hampir setengah kita potong, waktu tunggu 26 tahun. Tapi itu masih lama juga, kita berusaha untuk memotong lebih,” tambahnya.

Upaya ini dimungkinkan karena pemerintah kini memiliki Kementerian Haji dan Umrah, bukan sekadar badan, yang dibentuk atas permintaan Pemerintah Arab Saudi.

“Arab Saudi ingin menteri, jadi kita menyesuaikan. Alhamdulillah, kita sudah bisa turunkan biaya haji. Menteri Haji, Gus Irfan, sedang berada di Arab Saudi berurusan dengan mereka,” katanya.

Prestasi diplomatik lain yang diumumkan Presiden adalah persetujuan pembangunan Kampung Indonesia di Mekkah untuk pertama kalinya dalam sejarah. Prabowo menceritakan bagaimana pendekatan intensif Indonesia membuahkan hasil.

“Saya datangi beberapa kali, saya lobi terus. Mungkin beliau kasihan sama kita. Dan untuk pertama kali dalam sejarah, diizinkan negara asing memiliki lahan di Kota Suci. Mereka bahkan ubah undang-undangnya khusus untuk kita,” ungkapnya.

Kehadiran Kampung Indonesia di Mekkah diharapkan menjadi rumah kedua bagi jemaah, sekaligus simbol diplomasi yang berhasil membuka jalan bagi pelayanan haji yang lebih nyaman, efisien, dan terjangkau.

Beberapa langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah dalam menjalankan program peningkatan kualitas layanan haji antara lain:

  • Peningkatan Efisiensi dan Transparansi
    Pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran agar tidak terjadi pemborosan. Dengan sistem yang lebih transparan, masyarakat dapat memantau penggunaan dana secara langsung.

  • Pemangkasan Waktu Tunggu
    Saat ini, jemaah haji harus menunggu selama 40 tahun sebelum berangkat. Pemerintah berupaya memangkas waktu tersebut menjadi 26 tahun, bahkan lebih singkat jika memungkinkan.

  • Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah
    Pembentukan kementerian ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap layanan haji. Kementerian ini juga memperkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi.

  • Pembangunan Kampung Indonesia di Mekkah
    Proyek ini menjadi simbol keberhasilan diplomasi Indonesia. Kampung Indonesia akan menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi jemaah haji, serta meningkatkan citra Indonesia di mata dunia.

Dengan kombinasi penurunan biaya haji, pemangkasan waktu tunggu, dan pembangunan Kampung Indonesia, Prabowo optimistis misi besar ini bisa diwujudkan untuk jutaan calon jemaah haji Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan