Teks Asli Ejaan Baru Keputusan Kongres Pemuda 1928 Wajib Dibaca Saat Upacara 28 Oktober

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Teks Asli Ejaan Baru Keputusan Kongres Pemuda 1928 Wajib Dibaca Saat Upacara 28 Oktober
Teks Asli Ejaan Baru Keputusan Kongres Pemuda 1928 Wajib Dibaca Saat Upacara 28 Oktober

Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Makna Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928

Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, menjadi momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Tahun ini, perayaan akan berlangsung pada 28 Oktober 2025. Peringatan ini sering kali ditandai dengan berbagai kegiatan, termasuk upacara bendera di sekolah dan instansi pemerintahan. Salah satu bagian terpenting dari perayaan ini adalah pembacaan "Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928".

Teks ini tidak hanya sekadar dokumen sejarah, tetapi juga merupakan ikrar yang mengukuhkan identitas nasional bangsa Indonesia. Dibuat oleh Mohammad Yamin, teks ini mencerminkan janji suci para pemuda dan pemudi pada tahun 1928 untuk menjunjung satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Isi Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928

Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 memiliki dua versi, yaitu versi asli dan versi dengan ejaan baru. Berikut adalah isi kedua versi tersebut:

Teks Asli

POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA
Kerapatan Pemoeda-Pemoeda Indonesia jang diadakan oleh perkoempoelan-perkoempoelan pemoeda Indonesia jang berdasarkan kebangsaan, dengan namanja: Jong Java, Jong Sumatranen Bond (Pemoeda Soematera), Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen Pasoendan, Jong Islamieten Bond, Jong Bataks, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi dan Perhimpoenan PeladjarPeladjar Indonesia; membuka rapat pada tanggal 27 dan 28 October tahoen 1928 dinegeri Djakarta; sesoedahnja mendengar pidato-pidato dan pembitjaraan jang diadakan dalam kerapatan tadi; sesoedahnja menimbang segala isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini; kerapatan laloe mengambil poetoesan:
PERTAMA KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH-DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA.
KEDOEA KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.
KETIGA KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.
Setelah mendengar poetoesan ini, kerapatan mengeloearkan kejakinan azas ini wadjib dipakai oleh segala perkoempoelanperkoempoelan kebangsaan Indonesia; mengeloearkan kejakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar persatoeannja: kemaoean sejarah bahasa hoekoem-adat pendidikan dan kepandoean; dan mengeloearkan pengharapan soepaja poetoesan ini disiarkan dalam segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan kita.

Teks dengan Ejaan Baru

PUTUSAN KONGRES PEMUDA-PEMUDA INDONESIA
Kerapatan Pemuda-Pemuda Indonesia yang diadakan oleh perkumpulan-perkumpulan pemuda Indonesia yang berdasarkan kebangsaan, dengan namanya: Jong Java, Jong Sumatranen Bond (Pemuda Sumatera), Pemuda Indonesia, Sekar Rukun Pasundan, Jong Islamieten Bond, Jong Bataks, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia; membuka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober tahun 1928 di negeri Jakarta; sesudahnya mendengar pidato-pidato dan pembicaraan yang diadakan dalam kerapatan tadi; sesudahnya menimbang segala isi pidato-pidato dan pembicaraan ini; kerapatan lalu mengambil putusan:
PERTAMA KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH AIR INDONESIA.
KEDUA KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERBANGSA YANG SATU, BANGSA INDONESIA.
KETIGA KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.

Pentingnya Pembacaan Teks Keputusan

Pembacaan teks ini menjadi bagian tak terpisahkan dari peringatan Hari Sumpah Pemuda. Bagi petugas upacara, membacakan teks ini bukan hanya tugas formal, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap semangat para pendahulu yang telah berjuang untuk membangun identitas nasional. Teks ini juga menjadi pengingat bahwa persatuan dan kesatuan adalah fondasi utama bagi keberlanjutan bangsa Indonesia.

Membaca sebagai Olahraga bagi Pikiran

Membaca teks sejarah seperti ini dapat memberikan manfaat yang sama dengan olahraga bagi tubuh. Melalui bacaan, pikiran terlatih untuk lebih kritis, kreatif, dan penuh semangat. Dengan demikian, setiap orang dapat belajar dari masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan