
Inisiatif Berani Berdering: Mempercepat Pemerataan Konektivitas Digital di Sulawesi Tengah
Program Berani Berdering yang digagas oleh TelkomGroup dan Telkomsat telah menunjukkan langkah konkret dalam mengatasi kesenjangan digital di Indonesia Timur. Pada 21 Oktober 2025, MoU resmi ditandatangani antara TelkomGroup dan Telkomsat dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Kantor Gubernur Sulteng, Palu. Tujuan utamanya adalah mempercepat pemerataan konektivitas digital dan menghapus titik-titik blank spot yang selama ini membuat ribuan warga Sulteng hidup dalam sunyi sinyal.
Gubernur Anwar Hafid: Konektivitas sebagai Jalan Menuju Keadilan
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyambut kolaborasi ini sebagai tonggak penting menuju transformasi digital daerah. Ia menilai bahwa ketika masyarakat tidak bisa mengakses informasi atau berkomunikasi dengan pemerintah, maka pelayanan publik menjadi timpang dan pembangunan tak akan pernah merata.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Transformasi digital ini akan menjadi penguat bagi program unggulan kami: Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Makmur, Berani Harmoni, dan Berani Tanggap, ujar Anwar Hafid. Ia menegaskan bahwa seluruh visi tersebut hanya akan berjalan jika sistem komunikasi dan data pemerintah tersambung dalam jaringan digital yang kuat dan terintegrasi.
Saya meminta seluruh perangkat daerah untuk memanfaatkan momentum ini. Mari ubah sistem kerja menuju tata kelola berbasis data, tambahnya tegas di hadapan para kepala OPD dan pejabat provinsi.
Telkomsat: Satelit Jadi Ujung Tombak Pemerataan Digital
Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menegaskan bahwa Sulawesi Tengah adalah salah satu provinsi paling progresif dalam mengadopsi transformasi digital di kawasan timur Indonesia. Kami siap mendukung penuh visi Pemprov Sulteng dengan teknologi satelit yang mampu menjangkau seluruh daratan dan perairan Indonesia, bahkan sebagian wilayah negara tetangga, ujar Lukman.
Menurutnya, berdasarkan riset nasional, masih banyak wilayah di Indonesiaterutama pesisir dan kepulauan terpencilyang hidup dalam bayangan blank spot. Karena itu, teknologi satelit menjadi tulang punggung dalam memastikan keadilan akses informasi dan inklusi digital di seluruh negeri.
Telkomsat tidak hanya fokus pada layanan industri, tapi juga hadir untuk memperkuat konektivitas masyarakat. Digitalisasi bukan sekadar infrastruktur, melainkan jembatan menuju pemerataan, imbuhnya.
Langkah Nyata: Dari Kampung Nelayan Digital hingga Sekolah Tersambung Internet
Dalam tahap implementasi, Pemprov Sulteng menunjuk Diskominfosantik dan Bappeda sebagai leading sector untuk memastikan kolaborasi ini berjalan efektif. Program ini akan fokus pada:
- Penuntasan titik-titik blank spot di wilayah pegunungan dan kepulauan.
- Peningkatan kualitas jaringan internet di fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan desa.
- Pengembangan kampung nelayan digital dan model layanan konektivitas berbasis komunitas.
Kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan internet cepat, tapi juga membangun ekosistem digital yang berkelanjutan, mendorong literasi teknologi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Konektivitas untuk Kemandirian
Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, sinergi antara TelkomGroup dan Pemprov Sulteng ini menjadi simbol kemandirian digital bangsa. Ketika sinyal satelit menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi, yang hadir bukan hanya koneksi, melainkan harapan baru untuk belajar, berusaha, dan berdaya.
Kami percaya, dari Sulawesi Tengah, Indonesia bisa membuktikan bahwa konektivitas adalah bentuk nyata dari keadilan sosial, tutup Lukman Hakim Abd Rauf.