Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Terinspirasi Tokoh Kekerasan, Termasuk Neo-Nazi

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 31x dilihat
Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Terinspirasi Tokoh Kekerasan, Termasuk Neo-Nazi
Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Terinspirasi Tokoh Kekerasan, Termasuk Neo-Nazi

Terduga Pelaku Peledakan di SMAN 72 Jakarta Terinspirasi dari Tokoh Kekerasan

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta, yang dikenal sebagai anak berkonflik dengan hukum (ABH), terinspirasi oleh beberapa tokoh kekerasan. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana dalam konferensi pers di Jakarta.

Eka menjelaskan bahwa ABH terinspirasi oleh sekitar enam tokoh yang memiliki latar belakang ekstrem dan tindakan kekerasan. Berikut adalah daftar tokoh-tokoh tersebut:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Eric Harris & Dylan Klebold
    Keduanya merupakan pelaku penembakan di Columbine High School, Colorado, Amerika Serikat pada tahun 1999. Mereka beraliran "Neo-Nazi", yaitu gerakan ekstrem kanan yang menghidupkan kembali ideologi Nazi Jerman, menekankan supremasi ras Arya dan kebencian terhadap kelompok minoritas.

  • Dylan Ruff Charleston
    Tokoh ini melakukan penembakan di Gereja Charleston di South Carolina pada tahun 2015. Ia beraliran "White Supremacy", yaitu keyakinan bahwa ras kulit putih lebih unggul dari ras lain.

  • Alexandre Bissonete
    Ia melakukan serangan di Gereja Quebec di Kanada pada tahun 2017 dan juga beraliran White Supremacy.

  • Vladislav Roslyakov
    Pelaku serangan di Politeknik Kerch di Crimea, Rusia pada tahun 2018. Ia beraliran Neo-Nazi.

  • Brenton Tarrant
    Melakukan penembakan di Mesjid Christchurch, Selandia Baru pada tahun 2019. Ia beraliran Fasis, Rasis, dan Ethno Nasionalis.
    Fasis adalah ideologi politik yang menekankan nasionalisme ekstrem, ketaatan mutlak pada pemimpin, serta penggunaan kekerasan untuk mempertahankan kekuasaan.
    Ethno-nasionalis adalah gerakan yang menekankan identitas dan loyalitas terhadap satu etnis tertentu sebagai dasar pembentukan negara atau kekuasaan politik.
    Rasis merujuk pada sikap, keyakinan, atau sistem yang menganggap satu ras lebih unggul dari ras lain.

  • Natalie Lynn Rupnow
    Ia melakukan penembakan di Abundant Life Christian School di Wisconsin, Amerika Serikat pada tahun 2024. Ia beraliran Neo-Nazi.

Pengaruh Media Sosial dalam Pemengaruhan ABH

Eka menjelaskan bahwa ABH tidak hanya terinspirasi oleh tokoh-tokoh tersebut, tetapi juga mengikuti komunitas media sosial yang mengagumi kekerasan. Dalam komunitas tersebut, ketika beberapa pelaku melakukan tindakan kekerasan lalu mengunggahnya ke media sosial, komunitas tersebut mengapresiasi tindakan tersebut sebagai sesuatu yang heroik.

Menurut Eka, ABH hanya mempelajari dan mengikuti beberapa tindakan ekstremisme yang dilakukan oleh tokoh-tokoh tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa ABH tidak mengikuti satu ideologi yang konsisten, tetapi hanya terinspirasi oleh pola-pola yang mereka temui di media sosial.

Eka menambahkan bahwa hal ini menjadi sebuah kesadaran bagi masyarakat terkait adanya kekerasan di dunia maya. Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap pengaruh negatif dari media sosial, khususnya dalam hal penyebaran paham ekstrem dan tindakan kekerasan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan