Tersangka Baru Penembakan di Campalagian Pernah Jadi Buron Narkoba

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Tersangka Baru Penembakan di Campalagian Pernah Jadi Buron Narkoba
Tersangka Baru Penembakan di Campalagian Pernah Jadi Buron Narkoba

Penangkapan Tersangka Baru dalam Kasus Pembunuhan di Polman

Polisi kembali menangkap satu tersangka baru dalam kasus penembakan terhadap seorang pria di dalam mobil hingga tewas di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Tersangka berinisial AF alias C (30) ditangkap pada Sabtu (25/10/2025).

Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka lain dalam kasus pembunuhan berencana terhadap korban Husain (35). Dengan ditangkapnya AF, kini total tersangka menjadi empat orang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Ada penetapan tersangka baru, AF alias C. Jadi total tersangka sudah empat orang,” kata Kasi Humas Polres Polman, Iptu Muhapris, kepada wartawan.

Muhapris menjelaskan bahwa AF ditangkap di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu dalam kasus narkoba. Ia juga sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polres Polman. Penetapan AF sebagai tersangka dilakukan setelah tiga tersangka lain mengungkap keterlibatannya dalam penembakan tersebut.

Polisi juga menemukan bahwa AF memiliki hubungan keluarga dengan salah satu tersangka lain. “Peran AF akan dijelaskan dalam press release resmi. Yang jelas, dia berkerabat dengan salah satu tersangka, entah saudara atau sepupu,” ujar Muhapris.

Saat ini, polisi masih mengembangkan penyelidikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang telah dikumpulkan. Muhapris tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas sumbernya terkait penanganan kasus ini.

“Sebelum ada rilis resmi dari Polres Polman, masyarakat diimbau tidak menyebarkan isu atau berita yang belum jelas sumbernya, agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Penangkapan Pelaku Sebelumnya

Sebelumnya diberitakan, tiga pelaku penembakan terhadap Husain ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Polman pada Minggu (19/10/2025). Ketiganya berinisial DR, FR, dan AK, yang merupakan warga sipil.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata api jenis revolver, satu proyektil dari kepala korban hasil autopsi, 33 butir peluru, dua selongsong peluru, serta satu mobil yang dikendarai korban.

Kasatreskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, menyebut tiga pelaku sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Proses Penyelidikan dan Pemanggilan Saksi

Penyelidikan terhadap kasus ini terus berlangsung. Tim penyidik sedang memeriksa saksi-saksi yang terkait dengan kejadian tersebut. Beberapa saksi telah dimintai keterangan untuk membantu memperjelas kronologi kejadian dan peran masing-masing tersangka.

Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang telah diamankan. Semua bukti tersebut akan menjadi dasar dalam proses hukum selanjutnya.

Upaya Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Polres Polman juga memastikan bahwa keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut tetap terjaga. Petugas rutin melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian dan area sekitarnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas asalnya.

Peran Keluarga dalam Kasus Ini

Menurut informasi yang diperoleh, AF memiliki hubungan keluarga dengan salah satu tersangka lain. Meskipun detail hubungan tersebut belum sepenuhnya diungkap, hal ini menunjukkan bahwa kasus ini melibatkan sejumlah pihak yang saling terkait.

Polisi masih mempertanyakan apakah hubungan keluarga ini memengaruhi peran AF dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara adalah bahwa AF mungkin terlibat karena alasan tertentu yang masih dalam penyelidikan.

Harapan Masyarakat

Masyarakat di wilayah Polman berharap kasus ini segera terselesaikan dengan cepat dan adil. Mereka juga berharap agar polisi dapat memberikan informasi yang transparan dan akurat agar tidak menimbulkan spekulasi yang tidak perlu.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan