
Kasus Korupsi di RSUD dr Mohammad Zyn: Pemeriksaan Bupati Sampang Memasuki Babak Baru
Pemeriksaan terhadap Bupati Sampang, Slamet Junaidi, dalam dugaan kasus korupsi penyalahgunaan keuangan BLUD RSUD dr Mohammad Zyn memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap orang nomor satu di Pemkab Sampang tersebut.
Berikut adalah beberapa poin penting yang muncul dari proses pemeriksaan ini:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
-
Status Bupati sebagai Saksi dan Pelapor
Meskipun diperiksa oleh penyidik Kejari Sampang, Bupati Slamet Junaidi tidak dianggap sebagai terperiksa. Ia hadir sebagai saksi sekaligus pelapor dalam kasus ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejari Sampang, Fadhilah Helmi. Dengan status ini, Bupati menunjukkan komitmennya untuk membantu proses penyelidikan dengan transparansi. -
Pemeriksaan Intensif Selama Tiga Jam
Bupati Slamet Junaidi tiba di Kantor Kejari Sampang sekitar pukul 14.04 WIB. Ia menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih tiga jam pada hari Selasa, 16 Desember 2025. Proses pemeriksaan ini menunjukkan seriusnya tindakan yang dilakukan oleh Kejari dalam mengusut dugaan korupsi ini. -
Kasus Berakar dari Laporan dan Temuan Inspektorat
Bupati Slamet Junaidi menjelaskan bahwa laporan dugaan korupsi ini sudah diajukan ke Kejaksaan sejak lima bulan lalu. Penyebab utamanya adalah temuan dari Inspektorat Sampang. Hal ini menunjukkan bahwa adanya indikasi awal yang menyebabkan kasus ini diproses lebih lanjut. -
Fokus Kasus: Dugaan Penggelapan Pajak dan Keuangan BLUD
Kasus yang sedang diteliti adalah dugaan penyalahgunaan keuangan BLUD di RSUD dr Mohammad Zyn. Bupati menyebutkan bahwa ada indikasi penggelapan pajak atau keuangan BLUD yang diduga dilakukan oleh seseorang berinisial W. Penyidik Kejari Sampang kini sedang mencari bukti-bukti yang kuat untuk memperkuat dugaan ini. -
Nilai Kerugian Rp3,3 Miliar
Berdasarkan hasil audit dari Inspektorat Sampang, nilai dugaan kerugian negara akibat penyalahgunaan keuangan di RSUD Sampang mencapai angka yang signifikan, yaitu sekitar Rp3,3 miliar. Angka ini menjadi salah satu alasan utama Kejari Sampang untuk mempercepat proses penyelidikan. -
Sebanyak 22 Saksi Telah Diperiksa
Sebelum memanggil Bupati dan Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, penyidik Kejari Sampang telah melakukan pemeriksaan terhadap 22 orang saksi lain. Pemeriksaan ini berkaitan langsung dengan penyelewengan keuangan BLUD yang diduga terjadi sejak tahun 2023 hingga 2025.
Pernyataan Penting dari Bupati Sampang
Dalam pernyataannya, Bupati Slamet Junaidi menyampaikan harapan agar penyidik segera menetapkan tersangka dalam kasus ini. "Saya berharap sesegera mungkin penyidik menetapkan tersangka agar tidak mengganggu opini publik yang kurang baik," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Bupati untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan proses hukum berjalan secara adil.
Proses pemeriksaan terhadap Bupati Slamet Junaidi menjadi langkah penting dalam upaya mengungkap fakta-fakta terkait dugaan korupsi di RSUD dr Mohammad Zyn. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan transparansi, diharapkan kasus ini dapat segera diselesaikan dengan cepat dan adil.