Tidak Ada Revisi RBB, BCA Targetkan Pertumbuhan Kredit 8% Tahun Ini

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
Tidak Ada Revisi RBB, BCA Targetkan Pertumbuhan Kredit 8% Tahun Ini

Target Pertumbuhan Kredit BCA Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tetap mempertahankan target pertumbuhan kredit pada tahun 2025 di level single digit. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyampaikan bahwa bank tersebut masih menargetkan pertumbuhan kredit dalam kisaran 6%-8% pada tahun ini, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Secara umum tidak ada perubahan dari yang sebelumnya kita sampaikan untuk tahun ini,” ujar Hendra dalam Paparan Kinerja Kuartal III/2025, Senin (20/10/2025). Ia memperkirakan pertumbuhan kredit BCA tahun ini berada di rentang 6%-8%. Namun, kemungkinan besar pertumbuhan kredit bank milik Djarum Group itu tidak akan mencapai double digit.

“Guideline kita tetap 6%-8%. Jadi, target dan rencana kita untuk pertumbuhan kredit akan sekitar di situ dan kemungkinan besar tidak akan mencapai double digit,” tegasnya.

Hingga kuartal III/2025, BBCA mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 7,6% YoY menjadi Rp944 triliun. Menurut Hendra, terjaganya penyaluran kredit BCA di berbagai segmen dan sektor hingga September 2025 mencerminkan komitmen perseroan mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Pertumbuhan Kredit di Berbagai Segmen

Tercatat penyaluran kredit korporasi tumbuh tinggi di antara segmen lainnya. BCA mengungkapkan penyaluran kredit korporasi tumbuh 10,4% YoY mencapai Rp436,9 triliun per September 2025. Selanjutnya, kredit komersial tumbuh 5,7% YoY menjadi Rp142,9 triliun, dan kredit UKM naik 7,7% YoY menjadi Rp129,3 triliun.

Pertumbuhan kredit konsumer tercatat naik 3,3% YoY menjadi Rp223,6 triliun, didorong kenaikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 6,4% YoY menjadi Rp138,8 triliun. Outstanding pinjaman konsumer lainnya (mayoritas kartu kredit) tumbuh 6,9% YoY mencapai Rp23,5 triliun.

Kualitas Pinjaman Tetap Terjaga

Sementara itu, kualitas pinjaman BCA tetap terjaga, terlihat dari rasio loan at risk (LAR) 5,5% pada kuartal III/2025, membaik dari 6,1% dari periode yang sama tahun lalu. Rasio non performing loan (NPL) terkendali di level 2,1%. Pencadangan NPL dan LAR tercatat memadai, masing-masing 166,6% dan 69,5%.

Kredit ke Sektor Berkelanjutan Meningkat

Kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tercatat meningkat. Per September 2025, BCA mencatatkan kredit ke sektor berkelanjutan meningkat 12,7% YoY mencapai Rp241 triliun, setara 25,5% dari total portofolio pembiayaan.

Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan pada 2025 berada di kisaran 8-11% tahun ini. Kendati begitu, kredit perbankan pada Agustus 2025 tercatat tumbuh 7,56%, meningkat dari Juli 2025 sebesar 7,03% YoY.

Tingginya suku bunga kredit masih menjadi salah satu faktor penahan peningkatan kredit atau pembiayaan lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan