Tidak Takut Sendirian, Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Umrah

admin.aiotrade 22 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Tidak Takut Sendirian, Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Umrah


aiotrade, MAJALENGKA – Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati saat ini sedang melakukan berbagai upaya untuk memperkuat seluruh lini operasional. Tujuannya adalah memastikan kesiapan bandara dalam membuka kembali penerbangan umrah reguler pada tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menjadikan Kertajati sebagai pusat layanan penerbangan ibadah bagi masyarakat Jawa Barat.

Executive General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda, menyatakan bahwa pihaknya kini fokus mengoptimalkan fasilitas bandara agar memenuhi standar teknis dan pelayanan internasional. Seluruh instansi terkait, mulai dari otoritas bandara, maskapai, hingga regulator penerbangan, disebut telah berkoordinasi untuk mempercepat realisasi rute umrah dari Majalengka.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kami sedang berupaya agar penerbangan umrah bisa kembali beroperasi dari Kertajati. Semua pihak sudah bersinergi untuk mematangkan kesiapan ini,” ujar Nuril di Majalengka, Rabu (22/10/2025).

Fokus Pada Peningkatan Fasilitas

Beberapa aspek yang menjadi prioritas antara lain peningkatan performa terminal internasional, fasilitas keberangkatan, serta sistem layanan jamaah. Pihak bandara juga tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah maskapai nasional dan internasional yang memiliki potensi membuka rute ke Jeddah dan Madinah.

Upaya tersebut diperkuat dengan hasil verifikasi dari tim perhubungan Arab Saudi, yang sebelumnya melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas dan prosedur operasional BIJB Kertajati. Dari hasil kunjungan tersebut, Kertajati dinilai sudah memenuhi standar untuk melayani penerbangan haji dan umrah.

Selain tim teknis, Wakil Menteri Urusan Umrah dan Haji Arab Saudi juga disebut telah meninjau langsung area terminal, ruang tunggu, serta area kargo bandara. Penilaian itu menjadi modal penting agar Kertajati kembali dipercaya sebagai bandara pemberangkatan jamaah umrah.

“Dari hasil kunjungan dan verifikasi, pihak Arab Saudi menilai fasilitas Kertajati sudah sangat layak untuk melayani penerbangan ibadah,” tambah Nuril.

Tetap Menjadi Embarkasi Haji Utama

Meski fokus pada pembukaan kembali rute umrah, Nuril memastikan peran BIJB Kertajati sebagai embarkasi haji utama Jawa Barat tetap dipertahankan. Sejak tiga tahun terakhir, bandara tersebut telah sukses menjadi pintu keberangkatan jamaah haji asal berbagai daerah di Jabar, dengan kapasitas pelayanan mencapai 18 hingga 20 ribu jamaah per musim.

Nuril berharap pada musim haji mendatang, jumlah kloter yang berangkat melalui Kertajati dapat meningkat. “Kami siap melayani lebih banyak jamaah haji tahun depan. Semakin banyak kloter yang diberangkatkan, semakin besar pula dampaknya bagi ekonomi lokal,” ujarnya.

Jajaki Rute Baru dan Layanan Kargo

Selain fokus pada penerbangan ibadah, pihak pengelola juga tengah menjajaki kerja sama dengan salah satu maskapai untuk membuka layanan kargo udara dari dan ke Kertajati. Langkah ini dinilai penting untuk memaksimalkan potensi ekonomi wilayah timur Jawa Barat dan kawasan metropolitan Cirebon-Patimban.

Adapun untuk penerbangan reguler, saat ini Kertajati masih melayani rute internasional ke Singapura dua kali setiap pekan, yaitu pada Selasa dan Sabtu. Sementara penerbangan domestik yang sempat berhenti sejak Juni 2025 ditargetkan dapat aktif kembali pada 2026.

Nuril menegaskan, pembukaan kembali penerbangan domestik dan umrah akan memperkuat posisi Kertajati sebagai simpul strategis transportasi udara Jawa Barat.

“Kami ingin Kertajati tidak hanya menjadi bandara alternatif, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi, logistik, dan ibadah,” tuturnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan