
Berita Terpopuler Sumbar: Nelayan Selamat, Bunga Rafflesia Ditemukan, dan Kecelakaan Misterius
Berikut adalah tiga berita terpopuler di Sumatera Barat yang telah viral dalam 24 jam terakhir. Berita ini mencakup keberhasilan operasi SAR, penemuan bunga langka, dan penyelidikan kecelakaan misterius.
Nelayan Hilang Kontak di Perairan Buriai Mentawai Ditemukan dengan Selamat
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai terhadap dua nelayan yang hilang kontak di perairan Buriai, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kedua nelayan tersebut bernama Jaswir Sababalan (32 tahun) dan Ruli (80 tahun), yang tidak kunjung kembali setelah berangkat melaut pada hari Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Nelayan tersebut menggunakan longboat bermesin 5 PK berwarna biru untuk mencari ikan. Karena tidak pulang selama beberapa hari, keluarga merasa khawatir dan melaporkannya ke Kantor SAR Mentawai. Setelah dilakukan pencarian bersama, kedua nelayan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi, membenarkan bahwa kedua nelayan tersebut berhasil ditemukan dan kembali ke pelabuhan nelayan Masabuk. Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Mentawai, TNI AL, dan Polair Polres Kepulauan Mentawai. Cuaca di lokasi dilaporkan hujan dengan kecepatan angin 5–10 knots dan gelombang setinggi 1–1,7 meter.
"Kami bersyukur kedua nelayan dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bergerak cepat dan sigap dalam operasi kali ini," ujar Rudi.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan menyiapkan alat komunikasi darurat sebelum melaut demi keselamatan bersama.
Pemuda Pintu Kabun Bukittinggi Temukan 15 Bonggol Bunga Rafflesia saat Berburu Babi
Di sekitar kawasan Kelurahan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, ditemukan sebanyak 15 bonggol atau calon bunga Rafflesia. Lokasi penemuan berada di dekat mekarnya individu bunga Rafflesia Arnoldi.
Sekretaris pemuda, Jimi, menyatakan bahwa setelah dibersihkan di sekitar lokasi, terdapat 15 bibit (bonggol) kecil di sana. Ia menjelaskan bahwa lokasi tumbuhnya bibit tersebut sudah dibersihkan oleh pihaknya agar tidak terinjak saat masyarakat melewati kawasan tersebut.
Sebelumnya, individu bunga Rafflesia Arnoldi mekar di Kelurahan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Jumat (7/11/2025). Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa bunga Rafflesia Arnoldi berwarna orange ke merah-merahan dengan bintik-bintik khas di kelopaknya. Namun, ada salah satu kelopak yang hancur akibat tertimpa pohon.
Jimi menceritakan bahwa pihaknya menemukan bunga tersebut pada Selasa (28/10/2025) lalu saat hendak berburu babi. Awalnya hanya ditemukan satu bunga Rafflesia Arnoldi, lalu mereka menandai dan membersihkan area sekitar penemuan. Setelah itu, mereka mencari bibit lainnya dan menemukan sekitar 15.
Polres Pariaman Telusuri CCTV untuk Ungkap Laka Maut Misterius di Mangguang
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman melakukan pengecekan kamera CCTV untuk mengungkap kasus kecelakaan misterius yang menewaskan ayah dua anak di Mangguang, Kota Pariaman, Jumat (7/11/2025). Kasat Lantas Iptu Riadi menyatakan bahwa dugaan pihaknya kejadian tersebut bukanlah kecelakaan tunggal, melainkan ada indikasi tabrakan antara pengendara motor dan kendara lain yang masih dalam penyelidikan.
Kasat berharap kasus ini bisa terungkap sesuai dengan prosedur yang ada. Saat ini pihaknya melakukan upaya ekstra untuk mengungkap kasus kecelakaan yang terjadi pada Kamis (6/11/2025). Iptu Riadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sejumlah prosedur mulai dari mendatangi tempat kejadian, gelar kejadian, dan mengumpulkan keterangan saksi.
Kecelakaan ini terjadi berkisar pukul 05.00 WIB hingga 05.30 WIB, saat kondisi arus lalu lintas masih sepi dan aktivitas masyarakat belum masif. Alhasil keterangan dari saksi hanya berkisar menemukan jenazah korban berinisial S (58) sudah dalam kondisi tergeletak tak sadarkan diri di atas jembatan Mangguang sebelah kendaraannya.
Rekaman CCTV yang berhasil diperoleh pihaknya masih berjarak cukup jauh dari lokasi kejadian dan belum memberi bukti kuat penyebab kecelakaan. Kasat Lantas mengatakan bahwa dugaan sementara pihaknya, kecelakaan ini merupakan tabrak lari. Hal ini ia sampaikan berdasarkan data saksi dan kondisi tempat kejadian perkara.