Latihan Timnas U-22 Indonesia dengan Tiga Pemain Baru

Timnas U-22 Indonesia telah menjalani latihan di Stadion Madya, Jakarta, pada Selasa (11/11). Dalam sesi latihan tersebut, terdapat tiga pemain baru yang berasal dari diaspora. Ketiga pemain tersebut adalah Luke Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah. Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda, namun memiliki potensi untuk bergabung dalam tim nasional.
Luke Keet merupakan pemain keturunan Australia yang kini bermain di Yunani. Sementara itu, Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah saat ini berlaga di Liga Filipina bersama klub Aguilas Umak. Kehadiran mereka menambah keragaman dalam komposisi pemain Timnas U-22.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kehadiran Tiga Pemain Diaspora
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan bahwa ketiga pemain ini bergabung atas keinginan sendiri. Ia mengatakan bahwa ketiga pemain tersebut akan melalui proses seleksi sebelum diputuskan apakah mereka akan dipanggil atau tidak.
"30 pemain [Timnas U-22], plus 3 pemain. Satu dari Yunani [Luke Keet] dan dua dari Filipina [Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah]. Memang Coach Indra tidak memanggil secara langsung, dan saya tidak memanggil secara langsung. Tapi, karena ada keinginan, ada keinginan dari mereka untuk seleksi," ujar Sumardji kepada wartawan, Selasa (11/11).
Sumardji juga menyampaikan bahwa kehadiran ketiga pemain ini belum menjamin mereka akan tampil di SEA Games 2025 pada Desember mendatang. Ia menjelaskan bahwa hasil uji coba akan menjadi penentu apakah mereka layak dipanggil atau tidak.
"Tetapi ketika nanti hasil uji coba ketiga pemain ini tidak sesuai dengan apa yang kami inginkan, maka kami tidak akan memanggil. Jadi ini saya luruskan karena banyak yang tanya kepada saya berkaitan dengan tiga pemain ini," tambahnya.
Tanggapan Pelatih Timnas U-22
Sementara itu, Pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri, menyambut baik kehadiran tiga pemain keturunan ini. Ia mengatakan bahwa ketiga pemain tersebut siap tampil dan tidak perlu melalui proses naturalisasi.
"Enggak, enggak. Jadi mereka sudah punya KTP Indonesia dan tidak ada proses naturalisasi," ucap Indra.
Dengan adanya ketiga pemain ini, Timnas U-22 semakin memperkaya komposisi pemain yang tersedia. Namun, proses seleksi tetap menjadi hal penting untuk menentukan siapa saja yang akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional seperti SEA Games 2025.
Komentar dan Harapan
Selain itu, Sumardji juga menegaskan bahwa kehadiran ketiga pemain ini bukanlah penggantian dari pemain-pemain yang sudah ada. Mereka hanya ditambahkan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas tim.
Proses seleksi ini akan berlangsung secara intensif agar bisa menemukan pemain-pemain terbaik yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan pelatih. Dengan demikian, Timnas U-22 dapat tampil lebih maksimal dalam setiap pertandingan yang diikuti.

Pengumuman resmi tentang pemain-pemain yang akan dipanggil akan diberikan setelah proses seleksi selesai. Sampai saat itu, semua pihak diharapkan tetap menantikan perkembangan terbaru dari Timnas U-22.