Tiga Kekasih Tertimpa Longsor Ponpes Al Khoziny, Satu Meninggal dan Satu Hilang

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Tiga Kekasih Tertimpa Longsor Ponpes Al Khoziny, Satu Meninggal dan Satu Hilang
Tiga Kekasih Tertimpa Longsor Ponpes Al Khoziny, Satu Meninggal dan Satu Hilang

Insiden Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny, Tiga Anak Keluarga di Surabaya Jadi Korban

Pada Senin (29/9/2025) sore, terjadi insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Kejadian ini menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang anak dari satu keluarga di Surabaya menjadi korban. Mereka adalah M Reza, M Kevin, dan Maulana Alfan Ibrahimovic.

Ketiganya memiliki hubungan kekerabatan sebagai sepupu. Mereka tinggal di kawasan Bongkaran, Pabean Cantian, Kota Surabaya. Ketiga remaja ini turut menjadi korban dalam insiden yang terjadi pada hari itu. Nasib ketiganya berbeda. Salah satu dari mereka, Maulana Alfan, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara itu, M Reza masih dalam pencarian, sedangkan M Kevin selamat dan sempat dirawat di rumah sakit.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peran Keluarga dalam Penyelidikan

Paman dari ketiga anak tersebut, Manshur, mengungkapkan bahwa keluarga mereka hampir semuanya merupakan alumni Ponpes Al Khoziny. Menurut Manshur, Alfan baru masuk ke pondok tersebut sekitar 3 bulan lalu. Ia sempat ditolong oleh Kevin, namun akhirnya juga menjadi korban. Kepalanya terkena runtuhan dan harus mendapat penanganan medis di RSUD dr Soewandhie Surabaya. Beruntung, Kevin yang duduk di kelas XI SMA berhasil selamat dan telah pulang dari rumah sakit.

Sementara itu, keberadaan M Reza masih dalam pencarian. Keluarga Manshur tetap berjaga di lokasi kejadian. Mereka berharap Reza dapat bertahan dan ditemukan dalam keadaan sehat. Bagi keluarga Manshur, bencana ini menjadi ujian yang tak mudah.

Respons Pemerintah Daerah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban, khususnya yang berasal dari Surabaya. Ia akan berkoordinasi dengan Pemkab Sidoarjo dan pondok pesantren untuk memastikan kondisi masing-masing korban. Eri juga menginformasikan bahwa satu korban yang sebelumnya dirawat di RSUD dr Soewandhie telah pulang.

Menurut Eri, satu keluarga yang semua anaknya mondok di sana. Ia juga menceritakan bahwa kakak dari korban sempat menolong adiknya ketika reruntuhan menimpa. Wali Kota Eri juga sempat melayat ke kediaman korban.

Proses Pencarian dan Penyelamatan

Hingga Rabu (1/10/2025), beberapa pasien lainnya masih dalam tahap perawatan di sejumlah rumah sakit. Beberapa korban diduga masih berada di bawah reruntuhan bangunan. Untuk membantu proses pencarian, Pemkot Surabaya menerjunkan satu unit mobil canggih Heavy Duty Rescue (HRD) dan petugas penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya.

Mobil Heavy Duty Rescue mampu mengangkat beban hingga 14 ton. Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan shot camera untuk mengetahui lokasi-lokasi yang tidak bisa dijangkau. Dengan stik kamera yang bisa dimasukkan melalui celah reruntuhan, tim bisa mendapatkan visualisasi untuk mendeteksi keberadaan korban yang mungkin masih hidup.

Proses Pemakaman dan Upaya Pencarian

Jenazah Maulana Alfan Ibrahimovic, yang berusia 13 tahun, dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RSI Siti Hajar, Sidoarjo, sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (29/9/2025). Jenazah remaja kelas satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) itu langsung disemayamkan di rumah duka beralamat Jalan Kalianyar Kulon Gang 9, No 5, Bongkaran, Pabean Pabean, Surabaya, pukul 22.00 WIB.

Kemudian, pukul 23.00 WIB, jenazah diberangkatkan menuju ke pemakaman umum di Desa Lomaer, Blega, Bangkalan, hingga tiba sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (30/9/2025). Almarhum dimakamkan di Bangkalan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan