
Presiden Prabowo Subianto Melantik Anggota Komisi Reformasi Polri
Presiden Joko Widodo, yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, melantik Ketua dan sembilan anggota Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka pada Jumat (7/11/2025). Dari sembilan anggota tersebut, terdapat tiga sosok mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang akan berperan dalam proses reformasi di tubuh Korps Bhayangkara. Berikut adalah profil lengkap dari ketiga tokoh tersebut.
Jenderal (Purn) Idham Aziz
Jenderal (Purn) Idham Aziz merupakan mantan Kapolri yang menjabat periode 2019 hingga 2021. Ia lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 30 Januari 1963. Sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988, Idham dikenal memiliki rekam jejak panjang di Densus 88 Anti-Teror. Ia terlibat dalam sejumlah operasi penindakan kelompok teror, termasuk pengejaran jaringan Noordin M. Top.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Karier Idham kemudian berkembang ke berbagai posisi strategis, antara lain: * Kapolda Sulawesi Tengah * Kapolda Metro Jaya (2017–2019) * Kepala Bareskrim Polri (2019)
Pada November 2019, Idham ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Tito Karnavian. Masa kepemimpinannya dikenal dengan penekanan pada stabilitas keamanan nasional dan penyederhanaan pola komando.
Jenderal (Purn) Badrodin Haiti
Badrodin Haiti lahir pada 24 Juli 1958. Ia pernah menjabat sebagai Kapolri sejak 17 April 2015 hingga 2016. Sebelum menjadi Kapolri, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), dan sebelumnya mengemban tugas sebagai Kabaharkam Mabes Polri. Ia dikenal karena kesederhanaan, integritas, dan ketegasannya.
Sebelum menjabat Kapolri, Badrodin pernah menjabat sebagai Kapolda Banten, Kapolda Sulawesi Tengah, dan Kapolda Sumatera Utara. Setelah menjabat Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur sekitar tujuh bulan, dia ditarik ke Mabes Polri dan menjabat Koorsahli Kapolri.
Riwayat pendidikannya meliputi: * AKABRI (1982) * PTIK (1989) * Sespim (1998) * Lemhanas RI (2003)
Beberapa jabatan kepolisian yang pernah dijalaninya antara lain: * Danton Sabhara Ditsamapta Polda Metro Jaya (1982) * Kasubro Ops Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983) * Kapolsek Pancoran Mas Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983) * Kabin Info PPKO Polda Metro Jaya (1984) * Kabag Min Polres Aileu Polwil Timor Timur (1985) * Kasat Serse Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (1990) * Kapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (1993) * Kasat Serse Polres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya (1994) * Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya (1995) * Pabungkol Spri Kapolri (1996) * Pamen Mabes Polri (1997) * Paban Madya Dukminops Paban II/Ops Sops Polri (1998) * Kapolres Probolinggo Polwil Malang Polda Jatim (1999) * Kapoltabes Medan Polda Sumut (2000) * Dirreskrim Polda Jatim (2003) * Kapolwiltabes Semarang Polda Jateng (2004) * Kapolda Banten (2004) * Seslem Lemdiklat Polri (2005) * Kapolda Sulteng (2006) * Dir I/Kamtrannas Bareskrim Polri (2008–2009) * Kapolda Sumut (2009–2010) * Kadivkum Polri (2010) * Kapolda Jatim (2010–2011) * Sahli Kapolri (2011) * Asops Kapolri (2011–2013) * Kabaharkam Polri (2013–2014) * Wakapolri (2014–2015) * Kapolri (2015–2016) * Komisaris Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).
Jenderal (Purn) Tito Karnavian
Tito Karnavian adalah Kapolri ke-24 yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 26 Oktober 1964. Tito merupakan perwira tinggi Polri yang mendapat kenaikan pangkat cukup cepat. Saat menyandang pangkat AKBP, Tito memimpin Tim Densus 88 yang berhasil melumpuhkan teroris Dr. Azhari di Batu, Jawa Timur pada 9 November 2005 silam.
Tito juga pernah berhasil memimpin tim khusus kepolisian yang berhasil membongkar jaringan teroris Noordin M Top. Karirnya melejit dan pernah menjabat sebagai Kapolda Papua dan Kapolda Metro Jaya. Pada 2016, Tito juga diangkat menjadi Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Pada 23 Oktober 2019, Presiden Jokowi melantik Tito menjadi Mendagri memperkuat kabinet Indonesia Maju. Untuk itu, Presiden mengeluarkan Keppres No. 92 Polri Tahun 2019 tentang pemberhentian dengan hormat Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian.
Riwayat pendidikannya meliputi: * SD Xaverius 4 di Palembang (1976) * SMP Xaverius 2 di Palembang (1980) * SMA Negeri 2 Palembang (1983) * Akademi Kepolisian (1987); Penerima bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan Akpol terbaik. * Master of Arts (M.A.) in Police Studies, University of Exeter, UK (1993) * Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (1996); Penerima bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan PTIK terbaik * Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, Auckland, New Zealand (Sesko) (1998) * Bachelor of Arts (B.A.) in Strategic Studies, Massey University, New Zealand (1998) * Sespim Pol, Lembang (2000) * Lemhannas RI PPSA XVII (2011) penerima Bintang Seroja sebagai peserta Lemhanas terbaik. * Ph.D in Strategic Studies with interest on Terrorism and Islamist Radicalization at S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapore (magna cum laude) (2013)