
Jakarta — Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menyampaikan pandangan bahwa Presiden Prabowo Subianto perlu menciptakan tiga musuh bersama yang akan menjadi fokus utamanya dalam menjaga dukungan kuat dari rakyat. Hal ini dilakukan mengingat masa bulan madu antara pemerintahan dan masyarakat sudah berakhir, sehingga kini saatnya untuk membuktikan janji-janji politik yang telah diucapkan.
Pernyataan tegas Presiden Prabowo tentang keengganan untuk bergeser sedikit pun dalam menghadapi para mafia dan koruptor dinilai sudah sesuai dengan jalur yang benar. Namun, seiring waktu, rakyat mulai menantikan apakah semua janji tersebut dapat diwujudkan, termasuk dalam upaya memberantas korupsi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Toto, ada tiga hal penting yang harus menjadi musuh bersama bagi Prabowo agar seluruh rakyat mendukungnya secara penuh. Pertama, deklarasi terbuka perang melawan para koruptor yang telah merugikan keuangan negara secara signifikan. Kedua, sikap tegas terhadap para mafia pangan, energi, dan sumber daya alam seperti nikel dan batubara. Ketiga, tindakan tegas terhadap pengkhianat negara dan antek-antek asing yang berkomplot mengancam kedaulatan bangsa.
Toto menegaskan bahwa isu ketiga ini tidak diragukan lagi keseriusannya. Prabowo telah menunjukkan sikap tegas di tingkat internasional, namun yang perlu diwaspadai adalah ancaman dari antek-antek asing yang berada di dalam negeri.
Dalam konteks ini, Toto berpendapat bahwa ketiga musuh bersama ini perlu dibuat agar opini publik tidak berubah menjadi Presiden versus Rakyat, tetapi lebih pada Presiden bersama Rakyat melawan Koruptor, Mafia, dan Pengkhianat Negara.
Khusus dalam perang melawan koruptor, Toto mengatakan bahwa langkah-langkah awal sudah dimulai, seperti penangkapan beberapa koruptor kakap. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari harapan besar rakyat. Selain itu, belum cukup ampuh untuk membangun kepercayaan penuh dari masyarakat terhadap Presiden Prabowo.
Selain itu, keseriusan dalam melawan mafia pangan, energi, dan sumber daya alam juga perlu ditingkatkan. Meskipun perang terhadap mereka sudah dimulai, rakyat masih berharap lebih dari apa yang dilakukan saat ini. Hal ini karena isu pangan dan energi telah menjadi bagian penting dari kehidupan bangsa.
“Beruntung, Pak Prabowo memiliki menteri pertanian seperti Pak Amran Sulaiman yang cukup total dalam menjaga ketahanan pangan. Idealnya, Prabowo juga memiliki menteri yang total dalam menjaga ketahanan energi. Sebab, dua isu ini, yakni pangan dan energi, berpotensi menjadi masalah besar, bukan hanya Indonesia, tapi juga dunia,” ujarnya.
Dalam konteks ini, isu ketiga yang menjadi musuh bersama, yaitu ancaman terhadap kedaulatan negara, menjadi relevan untuk disikapi serius oleh Prabowo. Jika ketiga isu besar ini berhasil dibuktikan melalui kebijakan dan gebrakan yang tegas, maka seluruh rakyat akan siap mendukungnya.
“Saya yakin, rakyat kita ini tulus mendukung pemimpinnya yang juga tulus. Dan kalau ketulusan itu dibuktikan oleh Prabowo melalui kebijakan dan gebrakannya yang berani, seluruh rakyat pasti berada di belakangnya. Meskipun, rakyat sedang susah,” tegasnya.