
Pengumuman Finalis Jabatan Sekda Bojonegoro 2025
Pengumuman terkait tiga nama yang berhasil menjadi finalis dalam seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro tahun 2025 telah resmi diumumkan. Proses seleksi ini dilakukan secara terbuka dan melibatkan sejumlah kandidat yang memenuhi kriteria yang ditentukan.
Tiga nama yang dinyatakan lolos dalam tahap akhir seleksi adalah:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
- Edi Susanto, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Bojonegoro
- Eka Atikah, mantan Sekwan DPRD Kota Blitar
- Sukaemi, staf ahli Bupati Bojonegoro Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
Ketiga kandidat ini dipilih berdasarkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto, menjelaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjabat sebagai Sekda definitif sepenuhnya berada di tangan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
βTiga nama yang lolos ini merupakan hasil rekomendasi dari BKN. Selanjutnya, Bupati akan menentukan satu nama untuk ditetapkan sebagai Sekda definitif,β ujar Hari, Kamis (23/10/2025).
Dalam proses seleksi kali ini, satu peserta harus tereliminasi. Peserta tersebut adalah Mahmudi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro, yang terhenti di tahapan akhir karena hanya tiga calon terbaik yang dikirimkan kepada bupati.
Sesuai dengan jadwal, pengumuman dan penetapan Sekda definitif akan dilakukan pada akhir Oktober 2025. Saat ini, BKPP masih menunggu keputusan akhir dari Bupati Bojonegoro.
Latar Belakang Jabatan Sekda Bojonegoro
Jabatan Sekda Bojonegoro sudah kosong sejak Nurul Azizah mengundurkan diri pada September 2024 lalu untuk maju dalam kontestasi Pilkada Bojonegoro 2024. Sejak saat itu, posisi strategis Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ini hanya diisi oleh pejabat sementara secara bergantian.
Beberapa nama pernah menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekda Bojonegoro, antara lain:
- Djoko Lukito
- Andik Sudjarwo
- Kusnanda Tjatur
Kursi Sekda Bojonegoro menjadi rebutan karena posisi ini memegang peran sentral dalam jalannya birokrasi di daerah penghasil migas ini. Jabatan ini tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan anggaran daerah, tetapi juga berperan penting dalam koordinasi antar lembaga pemerintahan serta pembangunan di wilayah Bojonegoro.
Proses Seleksi dan Persaingan Ketat
Seleksi jabatan Sekda Bojonegoro tahun 2025 dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan tujuan mencari sosok yang mampu memimpin pemerintahan daerah dengan baik. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk uji kemampuan, wawancara, dan evaluasi kualifikasi para peserta.
Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya tiga orang yang berhasil melewati semua tahapan dan dinilai layak untuk menempati jabatan strategis tersebut. Proses seleksi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bahwa pemilihan pejabat tinggi dilakukan secara objektif dan profesional.