
JAKARTA – Pada Jumat (24/10/2025), tiga aksi demonstrasi digelar di berbagai titik wilayah Jakarta Pusat. Aksi ini dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk mahasiswa dan organisasi yang menyampaikan aspirasi mereka secara damai.
Menurut Iptu Ruslan Basuki, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, kegiatan tersebut dijaga oleh sebanyak 987 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, serta unsur lainnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kuat Pam wilayah Jakarta Pusat terdiri dari 987 personel,” ujar Ruslan saat dikonfirmasi.
Aksi pertama dilakukan oleh Poros Pergerakan Mahasiswa Papua Front Lawan Militerisme dan Investasi bersama beberapa elemen massa lainnya. Demonstrasi ini berlangsung di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, dengan titik kumpul di Pospol Merdeka Barat.
Sementara itu, aksi kedua dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam (FPI). Mereka rencananya akan menggelar demonstrasi di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI. Selain itu, FPI juga dijadwalkan melanjutkan aksinya di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat.
Polisi memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari kawasan yang menjadi lokasi aksi jika tidak memiliki kepentingan mendesak. Masyarakat juga diminta untuk mematuhi arahan petugas agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
Jenis-Jenis Aksi yang Digelar
-
Aksi Mahasiswa
Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Poros Pergerakan Mahasiswa Papua Front Lawan Militerisme dan Investasi melakukan aksi di kawasan Gambir. Mereka berkumpul di Pospol Merdeka Barat sebelum melanjutkan aksi ke lokasi lain. -
Aksi Organisasi Masyarakat
Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam (FPI) melakukan aksi di dua lokasi penting, yaitu kantor Komnas HAM dan kantor PKB. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap isu-isu yang dianggap relevan. -
Aksi Massa Lainnya
Selain dua kelompok di atas, ada pula elemen massa lain yang turut serta dalam aksi. Mereka menunjukkan dukungan terhadap berbagai isu sosial dan politik yang sedang hangat dibicarakan.
Upaya Pengamanan
Untuk memastikan keamanan selama aksi berlangsung, polisi dan TNI bekerja sama dalam pengamanan. Personel gabungan ditempatkan di sekitar lokasi aksi dan jalur-jalur utama agar tidak terjadi gangguan lalu lintas atau kerumunan yang tidak terkendali.
Selain itu, petugas juga melakukan patroli rutin untuk memantau situasi secara keseluruhan. Mereka siap merespons segala kemungkinan yang terjadi, baik itu keributan maupun peristiwa tak terduga.
Imbauan kepada Masyarakat
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi aksi kecuali memiliki kepentingan mendesak. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bentrok atau kecelakaan.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengikuti arahan petugas. Dengan demikian, proses aksi bisa berjalan lancar dan aman tanpa mengganggu kehidupan sehari-hari.
Dalam rangkaian kegiatan ini, polisi juga menegaskan bahwa setiap aksi harus dilakukan secara damai dan sesuai aturan hukum. Tidak ada toleransi terhadap tindakan anarkis atau pelanggaran hukum yang dilakukan oleh peserta aksi.