Tiket Pesawat Jakarta-Medan Capai Rp 10 Juta, Hanya Rp 2 Juta dengan Transit

admin.aiotrade 19 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Tiket Pesawat Jakarta-Medan Capai Rp 10 Juta, Hanya Rp 2 Juta dengan Transit

Harga tiket pesawat dari Jakarta ke Medan pada periode menjelang Natal mencapai hingga Rp 10 juta. Namun, jika melakukan penerbangan dengan transit, harga tiket bisa berada di kisaran Rp 2 juta. Berikut adalah daftar harga tiket pesawat yang tercatat selama periode menjelang Natal:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Medan

20 Desember: - Batik Air Malaysia dan Air Asia: Rp 2,2 juta – Rp 7 juta

21 Desember: - Batik Air Malaysia dan Air Asia: Rp 2 juta – Rp 9 juta

22 Desember: - Batik Air Malaysia dan Air Asia: Rp 1,8 juta – Rp 3,2 juta

23 Desember: - Batik Air Malaysia dan Air Asia: Rp 2 juta – Rp 3,9 juta - Batik Air dan Garuda Indonesia: Rp 8 juta – Rp 10,4 juta

24 Desember: - Batik Air Malaysia dan Air Asia: Rp 2,3 juta – Rp 3,3 juta - Batik Air dan Garuda Indonesia: Rp 8 juta – Rp 10,4 juta

Sementara itu, di Tiket.com, harga tiket pesawat Jakarta ke Medan tercatat sebagai berikut:

20 Desember: kosong
21 Desember: - Lion Air, Batik Air, Super Air Jet: Rp 2,6 juta – Rp 3,4 juta - Sambung pesawat: Rp 2,8 juta – Rp 4,5 juta

22 Desember: - Citilink, Lion Air, sambung pesawat: Rp 2,4 juta – Rp 2,7 juta

23 Desember: - Super Air Jet, sambung pesawat: Rp 2,9 juta – Rp 3,3 juta

24 Desember: kosong

Berdasarkan uji coba pemesanan di Tiket.com oleh aiotrade.co.id, beberapa tiket pesawat habis terjual saat diklik, sedangkan ada yang masih tersedia. Calon pembeli disarankan untuk melakukan pengecekan berkala untuk memastikan ketersediaan tiket.

Pengaruh Kenaikan Harga Tiket Pesawat terhadap Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan harga tiket pesawat, yang menjadi salah satu faktor pendorong inflasi pada November. Inflasi kelompok transportasi pada November mencapai 0,34%, dan memberikan andil sebesar 0,04% terhadap inflasi keseluruhan.

BPS juga mencatat bahwa tarif pesawat cenderung meningkat selama Oktober hingga Desember, merujuk pada data dari tahun 2022 hingga 2024.

Survei Pergerakan Orang Selama Nataru 2025/2026

Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi bekerja sama dengan BPS, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta akademisi, telah melakukan survei Potensi Pergerakan Orang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hasil survei menunjukkan tren peningkatan potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebesar 2,71%. Dari 39,3% pada tahun lalu, angka ini meningkat menjadi 42,01%.

Moda Transportasi yang Dipilih

Beberapa moda transportasi yang dipilih oleh masyarakat antara lain:

  • Mobil pribadi: 42,78% atau 51,12 juta orang
  • Motor: 18,41% atau 22,00 juta orang
  • Bus: 8,17% atau 9,76 juta orang
  • Mobil sewa: 7,43% atau 8,87 juta orang
  • Mobil travel: 6,39% atau 7,64 juta orang
  • Pesawat: 3,57% atau 4,27 juta orang
  • Kereta api jarak jauh: 3,29% atau 3,94 juta orang
  • Kapal penyeberangan: 3,14% atau 3,75 juta orang
  • Kapal laut: 2,20% atau 2,62 juta orang
  • Commuter line: 1,93% atau 2,30 juta orang

Faktor Peningkatan Minat Masyarakat

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa peningkatan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan pada masa Nataru 2025/2026 disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah waktu libur yang panjang ketika libur sekolah bersamaan dengan libur Nataru 2025/2026.

Selain itu, tingginya minat masyarakat untuk berwisata, aspek budaya terutama bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Natal di kampung halaman, serta aspek ekonomi juga turut berkontribusi pada peningkatan pergerakan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan