
Pembentukan Tim Terpadu P4GN di Papua Barat Daya
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya akan segera membentuk Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas sosial dan ketahanan daerah dari ancaman narkoba.
Tim Terpadu P4GN akan dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua Barat Daya. Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Daya, Sellviana Sangkek, menyampaikan bahwa pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi dan fasilitasi P4GN yang digelar pada Selasa (16/12/2025) di Kota Sorong.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan Tim Terpadu P4GN di tingkat provinsi sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar Sellviana.
Struktur dan Tugas Tim Terpadu P4GN
Tim Terpadu P4GN akan diketuai oleh Gubernur Papua Barat Daya dan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta elemen strategis lainnya sesuai ketentuan pemerintah pusat. Seluruh anggota tim akan bekerja secara kolaboratif berdasarkan fungsi dan kewenangan masing-masing.
“Tim ini melibatkan Forkopimda dan elemen penting masyarakat yang ditetapkan melalui SK Gubernur. Tugas utamanya adalah berkolaborasi sesuai fungsi masing-masing demi menjaga Papua Barat Daya tetap aman dari ancaman narkoba,” jelas Sellviana.
Menurutnya, permasalahan narkoba bukan semata persoalan hukum, melainkan persoalan sosial yang berdampak luas terhadap ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya. Jika tidak ditangani secara bersama, narkoba dapat merusak tatanan masyarakat dan mengancam masa depan generasi muda.
“Kasus narkoba merupakan persoalan sosial yang sangat meresahkan dan berpotensi menghancurkan masa depan daerah dan negara. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan informasi,” katanya.
Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Narkoba
Sellviana menekankan pentingnya kewaspadaan nasional dalam menjaga stabilitas sosial di Papua Barat Daya. Melalui pembentukan Tim Terpadu P4GN, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan narkoba dapat dilakukan secara terkoordinasi, terarah, dan berkelanjutan.
Sebagai informasi, kegiatan sosialisasi dan fasilitasi P4GN ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengembangan ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Papua Barat Daya.
Partisipasi Berbagai Elemen Masyarakat
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, antara lain Direktorat Narkoba Polda Papua Barat Daya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta tokoh pemuda. Melalui kegiatan ini, Kesbangpol memfasilitasi komunikasi sosial lintas elemen masyarakat guna memperkuat peran bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta membangun kesadaran kolektif bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Tujuan dan Harapan
Dengan adanya Tim Terpadu P4GN, diharapkan bisa menjadi wadah yang efektif untuk mengoordinasikan berbagai upaya pencegahan dan penanganan narkoba. Tim ini juga akan menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga dan elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan narkoba.
Selain itu, pembentukan tim ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang rentan terpapar narkoba. Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, diharapkan Papua Barat Daya bisa menjadi daerah yang bebas dari ancaman narkoba.