
Meningkatkan Literasi Masyarakat Melalui Kreativitas dan Kolaborasi
Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung terus berupaya meningkatkan kemampuan literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif yang dikolaborasikan dengan berbagai pihak. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggapan terhadap tantangan perkembangan zaman yang semakin cepat.
Kepala Disarpus Kota Bandung, Dewi Kaniasari, menekankan bahwa literasi tidak hanya terbatas pada kegiatan membaca atau menulis, tetapi juga bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya. Menurutnya, Disarpus juga harus lebih kreatif dalam menyusun program-program yang dapat menarik minat masyarakat, terutama anak-anak.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Anak-anak sekarang lebih senang menggunakan gadget, jadi pemerintah juga harus lebih kreatif dalam mengemas kegiatan literasi. Contohnya, untuk literasi sejarah, kami membuat pameran 'Milestone 215 Tahun Kota Bandung' di Museum Kota Bandung, Jalan Aceh," ujarnya, Jumat 7 November 2025.
Selain itu, Dewi menjelaskan bahwa literasi juga bisa diwujudkan melalui kegiatan karya wisata bagi pelajar SD dan SMP. Contohnya, kegiatan tersebut dilaksanakan di Museum Kavaleri di Jalan Gatot Subroto. Disarpus juga mengadakan karya wisata ke PT Dirgantara Indonesia untuk meningkatkan literasi tentang teknologi aerospace.
Dia menambahkan, pihaknya berupaya mengadakan kegiatan literasi yang menyenangkan bagi anak-anak. "Itu supaya anak-anak yang sekarang ini lebih senang melihat konten visual seperti di TikTok, bisa menikmati pembelajaran secara menyenangkan," tuturnya.
Kegiatan Literasi yang Inovatif dan Menarik
Disarpus juga rutin melakukan kegiatan keliling dengan mobil perpustakaan ke sekolah-sekolah dan ruang publik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperluas akses masyarakat terhadap buku dan informasi. Dewi menyebutkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Ikatan Penerbit Indonesia Jawa Barat, Ikatan Pengusaha Reklame, dan rekan-rekan media.
Guna meningkatkan literasi masyarakat Bandung di berbagai bidang, Dewi telah menyiapkan beberapa inovasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu contohnya adalah kegiatan literasi kewirausahaan. "Kegiatannya akan berlangsung di Braga City Walk, sebagai upaya meliterasi para pelaku usaha," katanya.
Berbagai Bentuk Kegiatan Literasi
Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Disarpus antara lain:
-
Pameran Sejarah
Disarpus menyelenggarakan pameran 'Milestone 215 Tahun Kota Bandung' di Museum Kota Bandung, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sejarah kota. -
Karya Wisata Edukasi
Pelajar SD dan SMP diajak berkunjung ke Museum Kavaleri dan PT Dirgantara Indonesia untuk belajar tentang sejarah militer dan teknologi aerospace. -
Mobil Perpustakaan Keliling
Disarpus rutin mengunjungi sekolah dan ruang publik dengan mobil perpustakaan, sehingga masyarakat dapat mengakses buku dan informasi dengan mudah. -
Literasi Kewirausahaan
Disarpus mengadakan kegiatan edukasi kewirausahaan di Braga City Walk, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelaku usaha.