
TIS Energy Memperluas Kepemilikan di Sektor Hulu Migas Asia Tenggara
TIS Energy telah menyelesaikan akuisisi saham Avenir Energy Pty Ltd, yang memiliki hak partisipasi di Lapangan Migas Manora di Teluk Thailand. Dengan penyelesaian transaksi ini, TIS Energy kini menguasai 30 persen hak partisipasi di lapangan tersebut atau mengambil alih seluruh kepemilikan Avenir Energy.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Akuisisi Manora menjadi momen penting bagi TIS Energy untuk memperluas kehadiran di sektor hulu migas Asia Tenggara,” kata Deputy Managing Director TIS Energy Colin Soh dalam pernyataan resmi.
Langkah ini menjadi tonggak penting strategi ekspansi TIS Energy di sektor hulu migas Asia Tenggara sekaligus menandai masuknya perusahaan energi berbasis Singapura itu ke bisnis produksi minyak lepas pantai Thailand. “Aset ini memberikan produksi langsung, arus kas jangka pendek, serta kemitraan operasional yang kuat bersama Valeura Energy,” kata Colin.
Lapangan Minyak Manora berada di Blok G1/48, sekitar 80 kilometer dari lepas pantai Provinsi Prachuap Khiri Khan. Sesuai skema yang berlaku, Valeura Energy (Thailand) Ltd tetap bertindak sebagai operator sehingga kegiatan produksi dipastikan berjalan tanpa gangguan selama masa transisi.
Portofolio TIS Energy Semakin Beragam
Aset Manora menambah diversifikasi portofolio TIS Energy yang sebelumnya lebih condong pada aset gas. Di Indonesia, TIS Energy merupakan operator penuh di Blok Blora. Sebelumnya, perusahaan migas berbasis di Singapura itu juga menyelesaikan akuisisi strategis atas Blok Sebuku dari Mubadala Energy.
Blok yang berada di perbatasan Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat itu memiliki Lapangan Ruby yang telah memproduksi gas dan kondensat sejak 2013. Melalui transaksi tersebut, TIS Energy mengambil alih peran operator dan tetap bekerja sama dengan mitra yang ada seperti TotalEnergies dan Inpex.
Penetapan Pemenang Lelang Wilayah Kerja Migas Perkasa
Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga menetapkan TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd sebagai pemenang lelang Wilayah Kerja Migas Perkasa di lepas pantai Jawa Timur. Lapangan migas ini diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 228 juta barel minyak atau 1,3 triliun kaki kubik gas.
Penetapan pemenang lelang ini tertuang dalam SK Menteri ESDM Nomor 87.K/MG.04/DJM/2025 tertanggal 3 September 2025. “SK ini juga memuat hasil lelang reguler WK Migas Tahap II 2024 untuk WK Perkasa, sekaligus menjadi dasar proses kontrak selanjutnya,” kata Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam pernyataan resmi.
Laode menyatakan TIS Petroleum berkomitmen menjalankan program eksplorasi tiga tahun pertama dengan nilai investasi sebesar US$ 2,25 juta ditambah bonus tanda tangan sebesar US$300 ribu. Komitmen itu mencakup dua studi Geologi dan Geofisika (G&G) serta akuisisi dan pengolahan data seismik 3D seluas 200 kilometer persegi.
Strategi Ekspansi yang Kuat
Dengan akuisisi baru ini, TIS Energy terus memperkuat posisinya di pasar energi Asia Tenggara. Langkah-langkah strategis yang diambil oleh perusahaan menunjukkan komitmen jangka panjang untuk mengembangkan aset migas dan meningkatkan kapasitas produksi.
Kolaborasi dengan mitra-mitra ternama seperti Valeura Energy, TotalEnergies, dan Inpex membantu memastikan keberlanjutan operasional dan efisiensi dalam pengelolaan aset. Selain itu, partisipasi dalam lelang wilayah kerja migas Perkasa menunjukkan kemampuan TIS Energy untuk memenuhi standar industri dan memperoleh izin eksplorasi yang ketat.
Dengan kombinasi antara pengalaman operasional, kerjasama strategis, dan investasi besar, TIS Energy siap menghadapi tantangan di sektor hulu migas dan memperluas pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara.