TMMD ke-126 Kodim 0914 Tana Tidung Capai 57 Persen, Dansatgas Bantu Ratakan Tanah

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
TMMD ke-126 Kodim 0914 Tana Tidung Capai 57 Persen, Dansatgas Bantu Ratakan Tanah

Progres Positif TMMD ke-126 di Desa Limbu Sedulun

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0914 Tana Tidung terus menunjukkan progres yang positif. Hingga hari ke-14, yaitu pada Kamis (23/10/2025) kemarin, pelaksanaan pembukaan jalan di Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, Tana Tidung, Kalimantan Utara telah mencapai 57 persen.

Dandim 0914 Tana Tidung yang juga sebagai Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0914 Tana Tidung, Letkol Arm R. Florensius Ferdian Ricarda, turut serta dalam pengerjaan proyek ini. Ia tidak ragu untuk ikut bekerja bersama masyarakat dan prajurit TNI lainnya. Tanpa takut kotor, ia mencangkul untuk meratakan tanah yang menjadi lokasi pengerjaan pembukaan jalan desa secara manual.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dansatgas TMMD ke-126 menyampaikan bahwa pekerjaan fisik berjalan sesuai rencana meskipun sempat terkendala cuaca di awal pelaksanaan. Menurutnya, progres pembukaan jalan desa memasuki hari ke-14 dengan capaian sekitar 57 persen, sehingga sudah lebih dari setengah target yang ditetapkan.

Sasaran utama kegiatan TMMD kali ini adalah pembukaan jalan sepanjang 480 meter dengan lebar 10 meter yang akan menghubungkan area pemukiman warga dengan lahan perkebunan dan sawah. Pada hari-hari pertama, pengerjaan sempat terhambat akibat intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut membuat alat berat dan truk pengangkut material tidak dapat beroperasi maksimal.

“Sampai H+5 sempat terkendala karena hampir setiap malam hujan. Truk dan alat berat tidak bisa lewat, jadi pekerjaan baru bisa dilakukan siang harinya,” ujar Letkol Florensius.

Meski sempat tertunda, ia optimistis target penyelesaian dapat dicapai sesuai jadwal, yakni dalam waktu 28 hari kerja. “Kita harus optimis, bagaimana pun kita harus kejar target kita sampai selesai karena harus sesuai rencana, mau tidak mau kalau perlu kita lembur,” tambahnya.

Selain pembukaan jalan, Satgas TMMD juga mengerjakan dua titik sumur bor air bersih untuk masyarakat setempat. Program ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang selama ini masih bergantung pada sumber alami.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-126 juga menggelar berbagai penyuluhan nonfisik seperti sosialisasi keluarga berencana, pola hidup sehat, pencegahan stunting, bahaya narkoba, serta edukasi tentang cara penerimaan calon anggota TNI AD.

Letkol Florensius mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pekerjaan. “Alhamdulillah masyarakat sangat mendukung. Mereka ikut membantu membersihkan kanan kiri jalan, jadi benar-benar terasa semangat gotong royongnya,” katanya.

Dengan terbukanya akses jalan tersebut, masyarakat Desa Limbu Sedulun kini berharap mobilitas ke lahan pertanian dan perkebunan bisa lebih lancar, terutama saat musim hujan atau air pasang yang sebelumnya kerap menghambat aktivitas warga. “Selama ini kalau hujan dan air pasang, warga tidak bisa lewat pakai kendaraan. Dengan jalan ini, mereka bisa lebih mudah ke kebun atau sawah,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan