
aiotrade.app, JAKARTA — Sebuah perusahaan properti yang terafiliasi dengan Sugianto Kusuma atau dikenal sebagai Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), telah mendapatkan persetujuan dari seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan di Office Tower Agung Sedayu Group, Jakarta, pada hari Kamis (9/10/2025).
PANI meminta persetujuan pemegang saham untuk rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) III atau rights issue. Dalam rencana ini, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,2 miliar saham baru. Selain itu, PANI juga memohon restu untuk menambah penyertaan saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) dan meningkatkan kepemilikan saham pada beberapa entitas anak.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Semua tiga agenda tersebut disetujui dengan kuorum pemegang saham independen," ujar Corporate Secretary PANI, Christy Grassela, kepada media.
Keputusan RUPSLB sah jika disetujui oleh pemegang saham independen, bukan seluruh pemegang saham. Pemegang saham independen adalah pihak yang tidak memiliki benturan kepentingan langsung terhadap agenda yang dibahas.
Mengenai rights issue, PANI belum menentukan harga pelaksanaan. Namun, berdasarkan keterbukaan informasi, perseroan mengasumsikan potensi perolehan dana mencapai sekitar Rp16,73 triliun.
Sebelumnya, Christy menjelaskan bahwa dana dari rights issue akan digunakan untuk membeli saham CBDK dari dua pemegang saham afiliasi, yaitu PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya, dengan harga pembelian sebesar Rp6.450 per saham.
"Harga yang kami lihat wajar dan sudah diverifikasi oleh jasa penilai yang berlisensi di OJK menyebutkan bahwa harga akuisisi nanti jatuh pada Rp6.450 per saham," ujarnya dalam Public Expose Live 2025 beberapa waktu lalu.
PANI berencana membeli 44,1% saham CBDK dari dua pemegang saham tersebut dengan nilai sebesar-besarnya Rp16,25 triliun. Pembelian ini akan membuat kepemilikan perseroan di CBDK naik dari posisi 45,9% menjadi 90%. Sisa dana akan dialokasikan untuk penyertaan saham baru di tiga entitas anak lainnya.
"Jika rencana tersebut berjalan lancar, tentunya sesuai dengan POJK dan mendapat persetujuan dari OJK, transaksi rights issue ketiga ini akan rampung pada bulan Desember mendatang," pungkas Christy.
Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. - TradingView
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade.app tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.