
Profil Tokoh Berpengaruh di Kepri: Haji Bahktiar LC.MA
Haji Bahktiar LC.MA adalah sosok yang sangat berpengaruh di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini. Selain sebagai pendakwah, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua III DPRD Kepri. Sebelum menjadi wakil rakyat, pria kelahiran Riau pada 10 Juli 1978 ini memiliki latar belakang organisasi yang panjang dan berbagai pengalaman dalam berbagai bidang.
Perjalanan Karier Awal
Bahktiar memulai perjalanan organisasinya dengan menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar PPDNTB - Bengkalis pada tahun 1996. Dalam beberapa tahun berikutnya, ia terus berkembang dan mengemban berbagai jabatan penting. Pada tahun 2000, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Forum Mahasiswa Islam Sumatra Riau - Jakarta. Di waktu yang sama, ia juga menjadi anggota Lembaga Dakwah Kampus LIPIA Jakarta.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selama tahun 2000, Bahktiar juga menduduki jabatan Sekretaris Umum KAMMI Komsat LIPIA Jakarta dan anggota Hipemari Jakarta. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2002, ia diamanahkan menjadi Bidang Kaderisasi KAMMI Jakarta. Bahktiar juga pernah menjadi Ketua Iqra' Club Jaksel Rayon SMKN 48.
Jabatan Penting dan Kontribusi
Beberapa tahun setelahnya, Bahktiar menjabat sebagai Ketua Sharia Consulting Center pada tahun 2008. Ia juga pernah menjadi Ketua Ikatan Dai Indonesia tingkat Provinsi pada tahun 2008 dan Ketua Komite Nasional Rakyat Palestina tingkat Provinsi pada tahun 2010. Selain itu, ia juga menjadi anggota Komisi Fatwa MUI Kepri sejak tahun 2010 hingga saat ini.
Bahktiar juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Dakwah Islamiyah (2015), Ketua Komisi Penyiaran FKUB Kota Batam (2015 hingga sekarang), serta Sekretaris Masjid Raya Baitussyakur (2012 hingga sekarang). Selama periode 2006 hingga 2010, ia menjadi Sekretaris Dewan Syari'ah wilayah PKS Kepri, dan kemudian menjadi Ketua Syari'ah wilayah PKS Kepri dari tahun 2010 hingga 2020.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Ayah dari tujuh anak ini tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana. Bahktiar dibesarkan oleh kedua orangtuanya yang merantau ke Malaysia. Mereka tinggal di sana hingga usia 10 tahun, lalu kembali ke Indonesia. Di tanah air, ia melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Darun Nahdhah (SMP-SMA).
Selama masa sekolah di pesantren, Bahktiar aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan selalu meraih juara umum. Atas prestasi tersebut, ia mendapatkan dua kali lencana emas. Setelah lulus, ia berniat melanjutkan pendidikan ke LIPIA / Al Imam Muhammad bin Suud University (S1) dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (S2).
Pengorbanan untuk Pendidikan
Modal awal Bahktiar untuk kuliah adalah menjual emas miliknya. Ia menjual dua lencana emas seberat kurang lebih 5 gram dengan nilai sekitar Rp 10 juta. Nasib baik menyertai langkahnya, karena meski hanya mendaftar ribuan orang, ia diterima masuk kampus tersebut. Di sana, ia mendapat beasiswa dari Arab Saudi dan menghabiskan waktu selama 7 tahun menuntut ilmu.
Sebelum kuliah, ia juga mengikuti pendalaman bahasa Arab selama dua tahun, sastra Arab selama satu tahun, lalu kuliah selama empat tahun. Sebelum tamat, ia memutuskan untuk menikah. Uang beasiswa bulanan sebesar Rp 1 juta dari Arab Saudi digunakan untuk bertahan hidup bersama istri, yang merupakan adik kelas di kampus yang sama.
Perkembangan Karier dan Harapan Masa Depan
Setelah lulus pada tahun 2005, Bahktiar dan istrinya Rachma Sutji A.Md hijrah ke Batam dan fokus pada dakwah. Di Batam, mereka bergabung dengan berbagai organisasi dan partai politik. Akhirnya, ia terpilih menjadi anggota DPRD Kepri pada tahun 2024.
Selain menjadi pimpinan DPRD Kepri, Bahktiar juga aktif di organisasi kehumasan, kebangsaan, serta sempat mengajar di Politeknik Negeri Batam dan Sekolah Tinggi Bahasa Arab Batam. Ia lebih banyak berkiprah di pendidikan non formal.
Harapan dan Pesan Orang Tua
Bahktiar mengaku sedang menikmati dunia politik, namun ia memiliki harapan untuk memiliki pesantren di Batam jika tidak lagi berkiprah di dunia politik. Ia percaya bahwa pembinaan karakter manusia sangat penting, yang berawal dari pengalaman hidupnya sendiri.
Orang tua Bahktiar bukan berasal dari kalangan kaya. Mereka tinggal di negeri orang dan hidup mandiri. Bahktiar mengingat pesan orang tua yang paling berharga, yaitu "pandai-pandai membawa diri di kampung orang, jaga mulut, jaga tangan dan sikap, harus tahu diri."
Profil Lengkap Haji Bahktiar LC.MA
- Nama: Haji Bahktiar LC.MA
- Lahir: Riau, 10 Juli 1978
- Suku: Melayu
- Orang Tua: Ayah Muhammad Rum, Ibu Syamsibah
- Istri: Rachma Sutji A.Md
- Anak:
- Rayyan Asma Amani
- Azzam Syahhidur Rahman
- Hilmi Zhafirul Hannan
- Mahira Arfa Afina
- Ahmad Nabil Fathi
- Syakira Ishmah Haniyya
- Almarhumah (wafat)
Pendidikan
- TK Kuala Lumpur Malaysia
- MBPS - KL Malaysia/SDN 005 Buatan II
- Pondok Pesantren Darun Nahdhah (SMP-SMA)
- LIPIA/ Al Imam Muhammad bin Suud University (S1)
- Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (S2)
Riwayat Pekerjaan
- Tim Majalah Ghoib Syariyyah (2004)
- Tim Dai Pulau Pemprov Kepri (2006)
- Dosen Politeknik Batam (2008)
- Dosen Sekolah Tinggi Bahasa Arab Said bin Zaid (2008)
- Dosen Sekolah Tinggi Islam Dewan Dakwah (2016)
- Ketua Harian Yayasan Pendidikan Ibu Bahagia (2016 - sekarang)
- Ketua DPW PKS Kepri (2020 -2025)
- Wiraswasta (2010 -sekarang)
- Penceramah/Pengisi Kajian dan Pengajian
- Trainer / Motivator Pembekalan dan Pelatihan
- Anggota DPRD Provinsi Kepri (2024 -2029)