TP Posyandu Bali Dorong Perubahan Posyandu dengan 6 Standar Layanan Minimum

admin.aiotrade 20 Okt 2025 4 menit 32x dilihat
TP Posyandu Bali Dorong Perubahan Posyandu dengan 6 Standar Layanan Minimum
TP Posyandu Bali Dorong Perubahan Posyandu dengan 6 Standar Layanan Minimum

Peran Kader Posyandu dalam Membangun Kesejahteraan Masyarakat

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, menekankan pentingnya peran kader posyandu dalam mendata dan mencatat berbagai permasalahan masyarakat di wilayah kerjanya. Data yang dikumpulkan oleh kader tersebut menjadi dasar penting untuk dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah desa agar penyelesaian masalah dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Tugas kader posyandu memang berat, namun kini lebih cepat, tepat, dan efektif dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat,” ujar Putri Koster dalam Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali ‘Membina dan Berbagi’ yang digelar di Wantilan Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (20/10).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, posyandu kini telah bertransformasi dan tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Melalui kebijakan baru ini, posyandu memiliki peran yang lebih luas dengan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang mencakup berbagai aspek penting kehidupan masyarakat.

“Enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) Posyandu meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, dan sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Putri Koster mendorong agar seluruh kader posyandu meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam memahami dan mengimplementasikan keenam SPM tersebut. Ia juga menyampaikan rencana untuk mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh kader posyandu di kabupaten/kota se-Bali guna memperkuat pemahaman dan keterampilan mereka.

“Pesan dari Bapak Menteri Dalam Negeri, 75 persen keberhasilan posyandu yang bekerja di banjar masing-masing dengan baik dan tepat mencerminkan keberhasilan pemerintah desa dalam mewujudkan visi pembangunan untuk masyarakat. Kesuksesan kader posyandu adalah kesuksesan pembangunan di Pulau Bali. Kita bekerja sama dan sama-sama bekerja,” ungkapnya.

Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk ‘Membina dan Berbagi’ tersebut juga diisi dengan penyampaian paparan dari Tim Pengarah Posyandu Provinsi Bali, yang terdiri atas unsur Dinas PMD Dukcapil, Disdikpora, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial P3A, Dinas Sosial, serta Dinas PUPRKim Provinsi Bali. Masing-masing instansi memaparkan peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung pelaksanaan enam SPM Posyandu.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kegiatan ini juga diserahkan paket sembako kepada 50 kader posyandu dari Desa Belancan dan Desa Mangguh. Setiap paket berisi 30 kilogram beras, dua ikat telur, dan dua kotak susu.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Sariasih Sedana Arta, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Ibu Putri Koster terhadap kader posyandu di Kabupaten Bangli. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi motivasi bagi para kader untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peran Posyandu dalam Pembangunan Masyarakat

Posyandu tidak hanya berperan sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat. Dengan adanya enam SPM yang diterapkan, posyandu menjadi wadah yang mampu mengidentifikasi dan menangani berbagai isu sosial, ekonomi, dan lingkungan yang ada di tingkat masyarakat.

Beberapa contoh peran posyandu dalam penerapan SPM antara lain:

  • Bidang Kesehatan
    Posyandu memberikan layanan kesehatan dasar, seperti imunisasi, pengukuran berat badan, dan pemeriksaan kesehatan rutin. Selain itu, posyandu juga berperan dalam edukasi kesehatan masyarakat tentang pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.

  • Bidang Pendidikan
    Posyandu berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan, terutama bagi anak-anak yang belum bersekolah. Hal ini dilakukan melalui program pengasuhan anak dan pendampingan belajar.

  • Bidang Pekerjaan Umum
    Posyandu turut serta dalam memastikan akses masyarakat terhadap fasilitas umum seperti jalan, jembatan, dan saluran air. Ini dilakukan dengan melibatkan kader posyandu dalam survei dan koordinasi dengan pemerintah setempat.

  • Bidang Perumahan Rakyat
    Posyandu membantu masyarakat dalam memperoleh akses layanan perumahan yang layak, termasuk bantuan perbaikan rumah dan pencegahan risiko banjir atau tanah longsor.

  • Bidang Ketertiban Umum
    Posyandu berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui pengawasan dan pencegahan tindak kriminal serta pengelolaan sampah.

  • Bidang Sosial
    Posyandu memberikan dukungan sosial kepada kelompok rentan seperti lansia, difabel, dan keluarga miskin. Dukungan ini bisa berupa bantuan materi, layanan konseling, atau program pemberdayaan.

Kegiatan Sosial dan Apresiasi Terhadap Kader Posyandu

Selain berfokus pada penguatan peran posyandu, kegiatan Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali juga menunjukkan apresiasi terhadap kader posyandu yang telah berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan adalah pemberian paket sembako kepada 50 kader posyandu dari Desa Belancan dan Desa Mangguh.

Paket sembako yang diberikan terdiri dari 30 kilogram beras, dua ikat telur, dan dua kotak susu. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah dan TP Posyandu Provinsi Bali sangat peduli terhadap kondisi dan kesejahteraan kader posyandu yang bekerja di lapangan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan