
Transaksi Saham PIPA Terjadi Meski Dalam Status Suspensi
Di tengah status suspensi saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), terjadi beberapa transaksi di pasar nego pada perdagangan Jumat (10/10/2025). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun saham PIPA tidak dapat diperdagangkan secara umum, ada aktivitas tertentu yang berlangsung melalui mekanisme khusus.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Transaksi pertama tercatat melalui PT Trimegah Sekuritas Tbk (TRIM) dengan jumlah 976,41 juta saham. Nilai transaksi mencapai Rp 8,6 miliar dengan harga rata-rata sebesar Rp 8 per saham. Selain itu, terdapat transaksi lain melalui broker Stockbit Sekuritas Digital sebanyak 15.500 saham. Transaksi ini terjadi di harga rata-rata Rp 642 per saham, sehingga total nilai transaksinya mencapai Rp 9,9 juta.
Proses Akuisisi oleh Morris Capital Indonesia
Diketahui bahwa Morris Capital Indonesia sedang dalam proses mengambil alih saham PIPA dari para pemegang saham pengendali, yaitu Junaedi, Nanang Saputra, dan Hendrik Saputra. Saat ini, saham-saham tersebut disimpan di PT Trimegah Sekuritas. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada 6 Oktober 2025, proses finalisasi pengambilalihan saham PIPA telah selesai pada 10 Oktober 2025.
Perubahan kepemilikan saham ini dinilai memiliki potensi besar untuk mengubah struktur bisnis dan arah pertumbuhan PIPA. Pengamat Pasar Modal, Indrawijaya Rangkuti, menyampaikan bahwa bergantinya pemegang saham menjadi Morris Capital Indonesia bisa menjadi titik balik bagi PIPA. Sebelumnya, PIPA lebih dikenal sebagai produsen pipa PVC, tetapi kini berpotensi menjadi pemain baru di sektor utilitas dan infrastruktur, khususnya minyak dan gas.
Analisis Teknis Saham PIPA
Secara teknikal, Indrawijaya memperhatikan level support PIPA yang berada di Rp 510 dan Rp 358. Jika penguatan terus berlanjut, saham PIPA berpotensi melanjutkan perjalanan ke resistance di Rp 755 hingga mencapai level psikologisnya di Rp 1.000.
Kondisi Saham PIPA di Bursa Efek Indonesia
Sejak sesi pertama perdagangan 7 Oktober 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara saham PIPA sampai dengan pengumuman berikutnya. Hal ini dilakukan karena adanya proses akuisisi yang sedang berlangsung.
Pada penutupan perdagangan Senin (6/10/2025), saham PIPA mengalami kenaikan sebesar 25% ke level Rp 625. Jika dilihat secara year to date, saham PIPA sudah mengalami lonjakan signifikan sebesar 5.581,82% per Senin (6/10/2025).
Perkembangan Harga Saham PIPA
Berikut adalah perkembangan harga saham PIPA dalam beberapa hari terakhir:
- Pada tanggal 6 Oktober 2025, saham PIPA ditutup di level Rp 625 setelah mengalami kenaikan 25%
- Harga saham PIPA telah meningkat secara signifikan sejak awal tahun, dengan kenaikan sebesar 5.581,82% secara year to date
- Meskipun dalam status suspensi, terjadi beberapa transaksi di pasar nego yang menunjukkan adanya minat dari investor
Dengan adanya proses akuisisi oleh Morris Capital Indonesia, PIPA memiliki peluang besar untuk mengubah strategi bisnis dan mengeksplorasi sektor baru seperti utilitas dan infrastruktur. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi PIPA di pasar modal.