
Kinerja Positif PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) di Triwulan III 2025
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatatkan kinerja yang positif sepanjang Januari hingga September 2025. Sentimen daya beli konsumen diperkirakan menjadi penentu utama kinerja perusahaan hingga akhir tahun.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pada kuartal III – 2025, CMRY membukukan pendapatan sebesar Rp 7,9 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 18,63% secara year on year (yoy). Laba bersih perusahaan juga meningkat signifikan menjadi Rp 1,6 triliun, naik 38,51% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Rifdah Fatin Hasanah, Analis Ina Sekuritas, menyampaikan bahwa CMRY mencatatkan kinerja yang solid di triwulan III 2025 dengan pendapatan sebesar Rp 2,7 triliun, naik 23% yoy. Hal ini membuat total pendapatan per kuartal III – 2025 menjadi Rp 7,9 triliun.
"Kami memandang hal ini secara positif mengingat periode hari raya keagamaan yang lebih pendek, lebih sedikit hari libur, dan daya beli konsumen yang lebih lemah, sebagaimana tercermin dalam pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang melambat menjadi 4,89% di kuartal II – 2025 dari 4,97% di kuartal sebelumnya," ujar Rifdah dalam risetnya pada 7 November 2025.
Pertumbuhan Segmen yang Kuat
Rifdah mencatat bahwa kedua segmen bisnis CMRY mencatat pertumbuhan yang kuat. Produk susu tumbuh sebesar 14% yoy, sementara segmen makanan konsumen meningkat 29% yoy. Segmen Susu mencapai tonggak penting selama kuartal tersebut, didukung oleh penjualan yogurt yang kuat dan pemulihan volume UHT.
Muhammad Thoriq Fadilla, Research Analyst Bumiputera Sekuritas, mengatakan bahwa secara historis, pergerakan saham CMRY menjelang akhir tahun, khususnya di kuartal IV, cenderung mengalami penguatan. Dari sisi fundamental, momentum pertumbuhan sembilan bulan pertama 2025, terutama pada segmen makanan, memberikan dasar yang positif untuk prospek kuartal IV.
“Produk olahan konsumsi, baik makanan maupun susu, masih menunjukkan tren yang kuat, sehingga bila momentum ini berlanjut, kinerja kuartal IV berpotensi mencatat pertumbuhan yang wajar,” ujar Thoriq kepada aiotrade, Senin (17/11/2025).
Namun demikian, Thoriq menilai kuartal IV umumnya menghadapi tantangan musiman seperti kenaikan biaya bahan baku, tren konsumsi yang bisa melambat, serta tekanan daya beli masyarakat. Faktor-faktor ini tetap perlu diantisipasi oleh emiten.
Ia melihat bahwa daya beli menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kinerja CMRY. Dalam sektor konsumsi, pelemahan daya beli misalnya akibat tekanan inflasi, dapat berdampak langsung pada permintaan produk, terutama untuk kategori premium atau non-sembako.
“Saat daya beli menurun, konsumen cenderung beralih ke produk substitusi yang lebih murah atau mengurangi frekuensi pembelian, sehingga volume pertumbuhan menjadi lebih sensitif,” terang dia.
Meski demikian, Thoriq bilang, stabilnya inflasi belakangan ini, didukung perbaikan kinerja perusahaan, inovasi produk, serta agresivitas CMRY dalam mendorong penjualan produk siap konsumsi (ready-to-eat) dan siap masak (ready-to-cook), membantu meredam tekanan tersebut.
“Ekspansi ke pasar baru yang sebelumnya belum tergarap juga dapat menjadi katalis positif dalam menjaga permintaan,” ucap Thoriq.
Strategi Pemasaran yang Efektif
Putu Chantika Putri, Ciptadana Sekuritas Asia, mengatakan bahwa CMRY telah memperkuat posisi pasarnya dengan mendiversifikasi kanal penjualannya melalui Miss Cimory, General Trade, Modern Trade, dan segmen lainnya. Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk menjangkau konsumen secara lebih efektif, memperluas aksesibilitas, dan memperkuat kehadirannya di industri ini.
Pada sembilan bulan pertama tahun 2025, penjualan dari Miss Cimory naik 83% yoy, didukung oleh peningkatan jumlah gerai Miss Cimory sebesar 28%. Hal ini menunjukkan bahwa kanal tersebut telah mampu memonetisasi jaringannya yang terus berkembang secara efektif, yang menghasilkan ekspansi agen dan gerai yang lebih tinggi menjadi kontribusi penjualan yang lebih kuat.
“Manajemen tetap yakin bahwa momentum pertumbuhan akan berlanjut hingga Triwulan IV 2025 dan Semester I 2026, didukung oleh inovasi produk, peningkatan daya beli, dan penetrasi kategori yang rendah,” ujar Putu dalam risetnya pada 10 November 2025.
Putu menyampaikan bahwa CMRY sedang mempercepat perluasan jaringan distribusi Miss Cimory, dengan target meningkatkan cakupan dari sekitar 8.000 menjadi 16.000 gerai.
Manajemen mengharapkan eksekusi yang lebih cepat didukung oleh infrastruktur yang mapan, ekuitas merek yang lebih kuat, dan bauran produk yang lebih luas, yang akan meningkatkan produktivitas dan profitabilitas gerai.
Putu memproyeksikan pendapatan dan laba bersih CMRY tahun 2025 masing-masing mencapai Rp 10,66 triliun dan Rp 2,21 triliun. Adapun pada tahun 2024 CMRY membukukan pendapatan Rp 9,02 triliun dan laba bersih Rp 1,51 triliun.
Rekomendasi Analis
Rifdah dan Putu merekomendasikan Buy saham CMRY dengan target harga masing-masing Rp 6.850 per saham dan Rp 6.800 per saham. Sedangkan Thoriq merekomendasikan Hold saham CMRY dengan target harga Rp 6.500 per saham.