
Kecelakaan Karambol di Jalur Banyumanik
Pada malam hari tanggal 7 November 2025, terjadi kecelakaan karambol yang melibatkan tiga kendaraan di jalur turunan Banyumanik, Semarang. Kejadian ini berlangsung di jalur dari arah Ungaran menuju Jatingaleh. Truk tronton bermuatan rongsok menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, sopir dari ketiga kendaraan yang terlibat mengalami luka ringan. Akibat dari kecelakaan ini, kedua jalur baik dari arah Jatingaleh maupun Ungaran harus ditutup total. Kendaraan yang hendak melintas dialihkan ke jalur alternatif.

Detail Kecelakaan dan Korban
Kecelakaan karambol ini terjadi tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan (jalur Semarang-Solo), Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dekat pertigaan Terminal Banyumanik, sekitar pukul 22.00. Tiga kendaraan yang terlibat adalah satu truk tronton, satu truk boks, dan satu Toyota Avanza.
Posisi seluruh kendaraan melintang menutup dua jalur sekaligus, sehingga menimbulkan kemacetan total di dua arah. Truk tronton bermuatan rongsok berpelat B 9815 ZI terguling di depan Kantor Kelurahan Banyumanik, jalur menuju arah Jatingaleh. Truk boks bermuatan paket berpelat AA 8443 OA juga terguling di jalur sebaliknya, tepatnya di depan halte BRT jalur menuju arah Ungaran. Di depan truk paket tersebut, Avanza warna biru berpelat G 1283 RD ringsek di bagian depan, satu jalur dengan truk boks.
Sopir Toyota Avanza, Wardoyo (59), mengalami luka ringan. Dia saat itu sedang melaju dari arah Jatingaleh menuju Pudakpayung. Ia mengatakan bahwa setelah berhenti di lampu merah, ia melanjutkan perjalanan ke arah atas. Tiba-tiba ada truk di jalur yang ia tempuh, menuju arah mobilnya dan langsung tabrakan.
"Setelah itu tak ingat apa-apa lagi," kata warga Pudakpayung Semarang ini.
Penanganan di Lokasi Kecelakaan
Polisi berada di lokasi kejadian memanggil armada untuk mengevakuasi seluruh kendaraan. Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di lokasi untuk mengatasi tumpahan solar di jalan.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo, truk tronton bermuatan rongsok mengalami rem blong. "Rem blong, tidak ada korban jiwa, namun dampaknya menutup dua jalur, baik yang dari arah Jatingaleh maupun Ungaran," jelas Kompol Hengky.
Berdasarkan data sementara, truk tronton tersebut melaju dari arah Ungaran menuju arah Jatingaleh. Ketika di jalur turunan sebelum Terminal Banyumanik, truk menabrak truk boks bermuatan paket. Kemudian truk paket tersebut menabrak Avanza dari jalur berlawanan arah.
Saat itu kondisi lalu lintas sebelum kejadian cukup ramai. Diduga, sopir sudah merasakan ada yang tidak beres dengan kondisi truk yang sedang dikemudikannya, terutama saat berada di jalur menurun. Karena kondisi kiri jalan cukup banyak motor, sopir lantas mengambil keputusan untuk menabrakkan kendaraan ke kanan.
Di depan tronton itu ada truk paket. Akibat benturan keras, truk warna hijau yang bermuatan paket tersebut lantas terpental ke jalur berlawanan arah. Tepat di depannya ada Toyota Avanza yang sedang berhenti karena lampu merah. Mobil tersebut lantas tertabrak.
Pasca tabrakan, kedua truk terguling dan menutup kedua jalur, baik itu yang ke arah Ungaran maupun ke Jatingaleh Semarang.
Penjelasan dari Petugas
Kasubnit Gakum Polrestabes Semarang, Iptu Rio Widiyanto mengatakan, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan. "Korban nihil, sehat semua, hanya luka ringan," katanya.