Trump Janjikan Stimulus Tunai, Harga Bitcoin Naik Signifikan

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Trump Janjikan Stimulus Tunai, Harga Bitcoin Naik Signifikan

Kenaikan Harga Bitcoin Setelah Pengumuman Stimulus oleh Presiden Trump

Harga bitcoin (BTC) kembali mengalami lonjakan signifikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan rencana pembagian stimulus atau uang tunai senilai 2.000 dollar AS per warga negara. Angka tersebut setara sekitar Rp 33,3 juta (asumsi kurs Rp 16.685 per dollar AS). Pengumuman ini langsung memicu kenaikan harga bitcoin yang sebelumnya sempat turun hingga 20 persen dari rekor tertingginya. Kini, mata uang kripto terbesar di dunia itu kembali menguat ke kisaran 105.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 miliar per koin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam unggahan di platform media sosialnya, Trump menyebut kebijakan ini sebagai “dividen tarif” yang akan dibagikan kepada seluruh warga negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Ia menyatakan bahwa "dividen minimal 2.000 dollar AS per orang, tidak termasuk mereka yang berpenghasilan tinggi, akan dibayarkan kepada semua warga."

Pengumuman tersebut langsung disambut euforia oleh pasar kripto. Analis dari The Kobeissi Letter menulis di X (Twitter) bahwa pengumuman Trump menjadi pemicu baru kenaikan harga aset digital. Ia menulis, “Kripto melonjak setelah Trump umumkan stimulus 2.000 dollar AS untuk warga AS. Suku bunga turun, pasar saham mencetak rekor, AI melonjak, dan kini stimulus hadir. Bersiaplah, ini akan mengguncang.”

Sementara itu, Pete Rizzo, mantan editor Coindesk sekaligus sejarawan Bitcoin, ikut berseloroh di X. Ia menulis, “Klik ‘Like’ kalau kamu akan beli Bitcoin pakai 2.000 dollar AS dari Trump. Gratis Bitcoin, sebentar lagi datang.”

Spekulasi tentang Reli Pasar Kripto

Kebijakan yang dijuluki “stimulus versi Trump” ini memicu spekulasi bahwa pasar kripto bisa kembali mengalami reli besar seperti yang terjadi pada masa pandemi Covid-19. Saat itu, bantuan langsung tunai dari pemerintah AS membuat jutaan warga berinvestasi ke aset digital, memicu reli Bitcoin dari 3.800 dollar AS hingga mencapai 69.000 dollar AS hanya dalam satu tahun.

“Terakhir kali rakyat AS menerima stimulus, pasar kripto terbakar hebat,” tulis seorang influencer kripto di X. Trump sendiri pernah menyinggung ide ini pada Oktober lalu, menyebut bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan untuk memberikan “rebate” senilai 1.000 dollar AS hingga 2.000 dollar AS per orang yang berasal dari pendapatan hasil kebijakan tarif perdagangannya.

“Kami berpikir angka antara 1.000 dollar AS hingga 2.000 dollar AS, dan itu akan luar biasa,” ujar Trump dalam wawancara dengan One America News Network. Ia juga menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah melunasi utang nasional, yang kini telah mencapai hampir 38 triliun dollar AS, akibat belanja besar selama pandemi dan biaya bunga yang meningkat.

Menurut data Departemen Keuangan AS, kebijakan tarif global Trump menghasilkan sekitar 150 miliar dollar AS pada tahun fiskal yang berakhir September lalu. Namun, Trump mengeklaim bahwa pendapatan tersebut akan meningkat signifikan hingga 1 triliun dollar AS per tahun, cukup untuk membiayai stimulus dan mulai menurunkan utang.

Dampak Ekonomi dan Peringatan Analis

Di sisi lain, analis memperingatkan bahwa rencana Trump dapat berdampak ganda terhadap ekonomi dan pasar keuangan. Dalam jangka pendek, kebijakan tersebut bisa mendongkrak konsumsi dan aset berisiko seperti kripto dan saham. Namun dalam jangka panjang, program itu bisa menambah tekanan inflasi serta memperbesar beban utang nasional.

Harga Bitcoin saat ini terus bergerak naik di atas 105.000 dollar AS, dengan sebagian analis memperkirakan potensi kenaikan menuju 120.000 dollar AS, jika kebijakan stimulus benar-benar terealisasi. Ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap kebijakan pemerintah dan sentimen investor global.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan