Aiotrade
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima usulan baru dari Iran. Peristiwa ini terjadi setelah dirinya membatalkan rencana utusan AS yang akan melakukan perundingan di Pakistan.
"Mereka memberi kami dokumen yang seharusnya lebih baik. Dan yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit kami mendapat dokumen baru yang jauh lebih baik," kata Trump kepada wartawan.
Ketika ditanya tentang isi dokumen tersebut, Trump menegaskan bahwa fokus utama dari perundingan tetap pada jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.
"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana," ujarnya.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tiba di Pakistan pada Jumat, yang menjadi penengah dalam perundingan antara AS dan Iran. Utusan khusus Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, sebelumnya dijadwalkan berangkat pada Sabtu, tetapi beberapa laporan menyebutkan bahwa delegasi Iran telah lebih dulu meninggalkan Pakistan.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil. Kedua pihak kemudian menyepakati gencatan senjata selama dua pekan mulai 7 April dan pembicaraan di Islamabad yang berakhir tanpa hasil.
AS lalu memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara mediator berupaya mengatur putaran perundingan yang baru.
Perkembangan Terbaru dalam Perundingan AS-Iran
-
Pembatalan Rencana Perundingan
Presiden Trump membatalkan rencana utusan AS untuk melakukan perundingan di Pakistan. Keputusan ini dilakukan setelah ia menerima usulan baru dari Iran, yang dinilai lebih baik daripada sebelumnya. -
Peran Pakistan sebagai Penengah
Pakistan menjadi tempat perundingan antara AS dan Iran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tiba di negara tersebut untuk membahas isu-isu penting. -
Kemungkinan Perubahan Strategi
Dengan pembatalan rencana perundingan, AS dan Iran mungkin sedang mencari pendekatan baru dalam menyelesaikan konflik yang telah berlangsung cukup lama. -
Serangan pada Februari
Pada 28 Februari, AS dan Israel meluncurkan serangan terhadap Iran, yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa. Hal ini memicu krisis diplomatik antara kedua belah pihak. -
Gencatan Senjata dan Pembicaraan
Setelah serangan tersebut, AS dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu. Namun, pembicaraan di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan yang signifikan. -
Blokade Pelabuhan Iran
AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai bentuk tekanan politik dan ekonomi. Langkah ini menunjukkan ketegangan yang masih tinggi antara kedua negara. -
Upaya Mediator
Para mediator terus berupaya untuk mengatur putaran perundingan baru antara AS dan Iran. Tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan yang dapat menenangkan situasi.