Tukang Bakso Terkejut Temukan Mayat Anak di Toilet Masjid

admin.aiotrade 19 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Tukang Bakso Terkejut Temukan Mayat Anak di Toilet Masjid
Tukang Bakso Terkejut Temukan Mayat Anak di Toilet Masjid

Penemuan Siswa SD Tewas di Toilet Masjid, Polisi Lakukan Otopsi

Pada hari Sabtu (19/10/2025) sore, sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di dekat Kantor Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Seorang tukang bakso yang hendak buang air kecil menemukan seorang siswa kelas 5 sekolah dasar (SD) berinisial MR (11 tahun) dalam kondisi tewas di toilet masjid.

Menurut Abdul Miskad, saksi mata yang ditemui di RSUD Majalengka, Minggu (19/10/2025) dini hari, korban pertama kali ditemukan oleh tukang bakso saat ia ingin menggunakan toilet. Saat itu, korban ditemukan dalam posisi berada di dalam bak mandi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah mengetahui kejadian tersebut, tukang bakso langsung memberitahu seorang ibu-ibu yang sedang berada di area tempat wudhu masjid. Ibu tersebut kemudian mengatakan bahwa korban adalah keluarganya sendiri. Selanjutnya, informasi tersebut disampaikan kepada imam masjid untuk melapor ke keluarga korban.

Awalnya, warga menduga bahwa korban terpeleset dan jatuh ke dalam bak air. Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Maja menggunakan motor. Namun, saat jenazah dimandikan, kepala bagian belakang korban mengeluarkan darah, sehingga menimbulkan keraguan.

“Awalnya dikira anak itu jatuh dan tenggelam di bak, tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Karena itu sempat dibawa ke Puskesmas Maja menggunakan motor,” ujar Abdul Miskad.

“Baru setelah dimandikan di Puskesmas, keluar darah dari belakang kepala. Di situ mulai curiga,” tambahnya.

Warga langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian sekira pukul 20.00 WIB. Menurut Abdul Miskad, laporan tersebut dilakukan antara jam tujuh hingga delapan malam.

Satreskrim Polres Majalengka dan Polsek Argapura langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat dan segera bergerak ke lokasi.

“Mendapat laporan dari masyarakat, kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” ujar AKBP Willy.

Saat ini, pihak kepolisian sedang mengumpulkan alat bukti seperti pakaian korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. “Saat ini kami sedang mengumpulkan alat bukti dan barang bukti, mulai dari pakaian korban hingga rekaman CCTV di sekitar lokasi,” kata AKBP Willy usai meninjau pemeriksaan korban di Rumah Sakit Majalengka, Minggu (19/10/2025) dini hari.

Jenazah MR kini telah dibawa ke RSUD Majalengka untuk menjalani otopsi guna mengungkap penyebab kematiannya. Dari hasil pemeriksaan awal, tim medis menemukan luka di kepala korban. Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban, termasuk apakah terdapat unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.

“Memang untuk sementara dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan luka di kepala. Tapi ini masih perlu kita pastikan lagi melalui hasil otopsi, supaya semua peristiwa ini terang benderang,” kata AKBP Willy.

Adapun proses otopsi dijadwalkan akan dilakukan malam ini atau paling lambat besok pagi. “Insyaallah malam ini atau besok pagi autopsi akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.

Kapolres menegaskan bahwa tim penyidik akan bekerja optimal untuk mengungkap kebenaran di balik kematian korban. Willy juga menyatakan bahwa pihaknya tengah menelusuri aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Korban ini masih di bawah umur, laki-laki. Kami akan usut tuntas agar penyebab kematiannya jelas dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” pungkas Willy.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan