Tumpek Wariga: Festival Bahari Jaladhi Vistara Dibuka di Tejakula, Perkuat Garam Lokal

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Tumpek Wariga: Festival Bahari Jaladhi Vistara Dibuka di Tejakula, Perkuat Garam Lokal
Tumpek Wariga: Festival Bahari Jaladhi Vistara Dibuka di Tejakula, Perkuat Garam Lokal

Festival Bahari Jaladhi Vistara 2025 Dibuka di Desa Bondalem

Festival Bahari Jaladhi Vistara 2025 resmi dibuka pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025, di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, yang menyampaikan sambutannya dengan penuh semangat.

Tema besar dari festival ini adalah pelestarian laut, literasi maritim, serta pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memperingati Tumpek Wariga, yaitu hari suci yang digunakan untuk memuliakan tumbuh-tumbuhan dan seluruh sumber kehidupan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam pidatonya, Gubernur Koster menekankan bahwa laut bukan hanya sekadar panorama alam, melainkan sumber kehidupan dan masa depan ekonomi rakyat Bali. Ia menjelaskan bahwa laut dan darat merupakan satu kesatuan ekosistem. Tumbuh-tumbuhan memberi oksigen dan pangan, sedangkan laut memberi kesejahteraan dan kehidupan bagi manusia.

Koster mengungkapkan bahwa wilayah Buleleng memiliki garis pantai terpanjang di Bali, mencapai 160 kilometer. Wilayah ini juga dikenal memiliki kekayaan laut yang luar biasa, seperti ikan, terumbu karang, garam, dan potensi wisata bahari. Namun, ia menilai potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

Kita harus menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan rakyat, bukan sekadar tempat wisata, tegasnya.

Selama bertahun-tahun, garam tradisional dari Les, Tejakula, hingga Amed sempat terpinggirkan karena aturan standar yodium. Namun, setelah koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Bali, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Badan POM, kini garam lokal Bali telah dinyatakan aman dan layak edar.

[GAMBAR-0]

"Garam tradisional kita kini tidak hanya dijual di pasar modern dan hotel-hotel, tetapi juga sudah diekspor ke Jepang. Ini bukti bahwa produk rakyat Bali diakui dunia, jelas Wayan Koster.

Pemerintah Provinsi Bali bahkan telah menerbitkan surat edaran resmi (SE Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021) agar garam lokal menjadi prioritas konsumsi dan distribusi di hotel, restoran, dan pasar ritel. Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi ekonomi Bali menuju ekonomi berbasis kelautan, pertanian, dan kearifan lokal.

Tujuan Festival Jaladhi Vistara

Festival Jaladhi Vistara bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan laut.
  • Mendorong literasi maritim sebagai bagian dari pendidikan dan pengetahuan masyarakat.
  • Meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sumber daya lokal.
  • Merayakan Tumpek Wariga sebagai bentuk apresiasi terhadap alam dan sumber kehidupan.

Selain itu, festival ini juga menjadi ajang promosi wisata bahari dan produk lokal Bali, seperti garam tradisional, yang kini telah mendapatkan pengakuan internasional.

[GAMBAR-1]

Upaya Pemerintah dalam Memperkuat Ekonomi Berbasis Kelautan

Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya memperkuat ekonomi berbasis kelautan melalui berbagai kebijakan. Salah satunya adalah pemberdayaan garam lokal Bali, yang sebelumnya sempat terpinggirkan akibat aturan standar yodium. Dengan kerja sama yang baik antara berbagai pihak, garam lokal kini telah dinyatakan aman dan layak dipasarkan.

Kebijakan lain yang diterapkan adalah penggunaan garam lokal sebagai prioritas di hotel, restoran, dan pasar ritel. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan permintaan dan memperluas pasar bagi produk lokal Bali.

[GAMBAR-2]

Kesimpulan

Festival Bahari Jaladhi Vistara 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara masyarakat Bali dengan laut. Dengan tema yang relevan dan kebijakan yang progresif, festival ini membawa harapan baru bagi masa depan ekonomi dan lingkungan Bali.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan