
aiotrade.CO.ID - JAKARTA
Salah satu pemegang saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), yaitu Tunas Mekar Jaya, melakukan penjualan saham sebanyak 1,16 miliar lembar. Penjualan ini dilakukan dalam tiga kali transaksi yang terjadi pada tanggal 15, 16, dan 19 Desember 2025. Setiap transaksi dilakukan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 6.450 per saham.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Rincian Transaksi Penjualan Saham
- Transaksi pertama dilakukan pada 15 Desember 2025, dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 10,18 juta lembar.
- Transaksi kedua terjadi pada 16 Desember 2025, di mana jumlah saham yang dilepas mencapai 766,43 juta lembar.
- Transaksi ketiga dilakukan pada 19 Desember 2025, dengan total saham yang dilepas sebanyak 387,59 juta lembar.
Secara keseluruhan, total saham yang dilepas oleh Tunas Mekar Jaya mencapai 1,16 miliar lembar. Nilai total dari transaksi tersebut adalah sebesar Rp 7,5 triliun. Sebelum transaksi, Tunas Mekar Jaya memiliki 1,25 miliar saham CBDK dengan hak suara sebesar 22,05%. Setelah penjualan, kepemilikan saham berkurang menjadi 85,77 juta lembar dengan hak suara sebesar 1,51%.
Tujuan utama dari transaksi ini adalah untuk melakukan divestasi guna merealisasikan nilai investasi. Hal ini disebutkan dalam dokumen keterbukaan informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan.
Aksi Akuisisi oleh PANI
Sebelumnya, CBDK telah direncanakan untuk diakuisisi oleh induknya, yaitu PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Dalam rangka aksi akuisisi tersebut, PANI menggelar aksi rights issue jumbo.
Dalam pengumuman tanggal 8 Desember 2025, BEI menyebutkan bahwa rasio HMETD PANI adalah 50.831:3.646. Artinya, setiap pemegang 50.831 saham lama PANI akan mendapatkan 3.646 HMETD untuk membeli 3.646 saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 12.975 per saham.
Harga saham PANI pada akhir Cum di Pasar Reguler tanggal 8 Desember 2025 tercatat pada harga Rp 13.900 per saham. Namun, sesuai hitungan BEI, harga teoretis saham PANI adalah sebesar Rp 13.838. Harga ini kemudian disesuaikan dengan fraksi harga yang berlaku, sehingga harga teoretis saham PANI yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada tanggal 9 Desember 2025 adalah Rp 13.850 per saham.
Rencana Penggunaan Dana Rights Issue
Dalam prospektus terbaru tanggal 1 Desember 2025, PANI menawarkan 1,21 miliar saham atau sebanyak-banyaknya sebesar 6,69% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penambahan modal. Penawaran ini dilakukan melalui hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD III) dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga pelaksanaan sebesar Rp 12.975 per saham.
Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari PMHMETD III ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk dua hal utama:
- Pertama, sebesar Rp 15,12 triliun akan digunakan untuk melakukan penambahan penyertaan saham pada salah satu entitas anak Perseroan, yaitu CBDK, melalui pembelian saham yang dimiliki oleh Agung Sedayu (AS) dan PT Tunas Mekar Jaya (TMJ).
Opsi Penjualan Saham CBDK
- Opsi A: Jika masyarakat tidak melaksanakan rights, jumlah dana yang dapat dihimpun mencapai Rp 13,8 triliun dan akan digunakan untuk membeli saham CBDK sebanyak 37,77% alias 2,14 miliar saham.
- Opsi B: Jika masyarakat melaksanakan setidaknya 68,4% hak yang dimiliki masyarakat, maka jumlah dana yang dapat dihimpun mencapai Rp 15,1 triliun dan akan digunakan untuk membeli saham CBDK sebanyak 41,37% alias 2,34 miliar saham.
Sisanya dari dana tersebut akan digunakan oleh PANI untuk penyertaan modal pada tiga entitas anak usaha melalui pengambilan bagian atas saham baru yang akan diterbitkan oleh masing-masing entitas anak untuk belanja modal, termasuk namun tidak terbatas pada pengembangan infrastruktur.
CBDK Chart
by TradingView