
Rupiah Melemah di Awal Perdagangan, Investor Tunggu Hasil Rapat BI
Pada awal perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), nilai tukar atau kurs rupiah mengalami pelemahan. Berdasarkan data yang dirangkum, rupiah tercatat melemah ke level Rp16.691 per dolar AS. Meski begitu, rupiah berhasil menguat sebesar 24 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan Mata Uang Asia Hari Ini
Beberapa mata uang di kawasan Asia juga mencatatkan pergerakan yang berbeda-beda. Berikut adalah rincian pergerakannya:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
- Bath Thailand menguat sebesar 0,07 persen
- Ringgit Malaysia menguat sebesar 0,05 persen
- Pesso Filipina menguat sebesar 0,20 persen
- Yen Jepang menguat sebesar 0,01 persen
- Rupee India melemah sebesar 0,33 persen
- Dolar Singapura melemah sebesar 0,03 persen
Pasar dan Investor Menantikan Hasil Keputusan RDG BI
Pelaku pasar dan investor kini sedang menantikan hasil dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan digelar sore hari ini. Pengamat pasar uang Lukman Leong memproyeksikan bahwa rupiah akan bergerak konsolidatif dengan potensi penguatan secara terbatas terhadap dolar AS.
Menurut Lukman, penguatan rupiah terjadi karena dolar AS sedikit tertekan setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang hasilnya di bawah ekspektasi pasar. Ia menyatakan bahwa pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menantikan hasil RDG BI.
Prediksi BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan
Lukman juga memprediksi bahwa Bank Indonesia kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 4,75 persen. Namun, pasar tetap mencermati potensi sinyal pelonggaran kebijakan moneter ke depan.
Meskipun peluang pemangkasan suku bunga dinilai kecil dalam waktu dekat, langkah tersebut bisa berisiko menekan nilai tukar rupiah jika benar-benar dilakukan. Untuk sementara, pergerakan rupiah diperkirakan berada dalam kisaran Rp16.600–Rp16.700 per dolar AS.
"Kecil kemungkinan BI memangkas suku bunga acuan pada RDG sore ini," tegas Lukman.
Prediksi Pergerakan Rupiah
Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan rupiah akan sangat bergantung pada berbagai faktor eksternal maupun internal. Termasuk di dalamnya, hasil keputusan RDG BI dan kondisi pasar global. Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan ini untuk menentukan strategi investasi mereka.