
Penambahan Tunjangan bagi Guru Honorer
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan meningkatkan tunjangan bagi guru honorer sebesar Rp100.000 per bulan mulai tahun depan. Dengan penambahan ini, setiap guru honorer akan menerima insentif sebesar Rp400.000 per bulan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam acara Taklimat Media yang membahas capaian Kemendikdasmen selama satu tahun di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Acara tersebut berlangsung pada Rabu (22/10/2025).
"Ada kesepakatan tambahan dari hasil perjuangan Komisi X DPR. Terima kasih kepada Bu Hetifah (Ketua Komisi X). Tunjangan guru honorer atau insentif itu kami naikkan Rp100.000," ujar Mu’ti di kantornya, Jakarta Pusat.
Pembayaran Tunjangan Langsung ke Rekening
Menurut Mu’ti, pembayaran tunjangan tersebut akan dilakukan langsung ke rekening masing-masing guru. "Mulai tahun depan, guru honorer akan menerima Rp 400.000 per bulan, dan itu ditransfer langsung ke rekening pribadi," katanya.
Kebijakan ini menjadi bagian dari serangkaian terobosan Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Prabowo–Gibran. "Ini merupakan langkah-langkah baru yang alhamdulillah bisa kita wujudkan mulai tahun ini dan tahun-tahun mendatang," ujarnya.
Saat ini, para guru honorer masih menerima insentif sebesar Rp 300.000 per bulan. Mu’ti menambahkan, pada Juli lalu Kemendikdasmen telah menyalurkan pembayaran tunjangan selama tujuh bulan sekaligus. "Tahun ini insentif guru honorer sebesar Rp300.000 per bulan. Pembayaran untuk tujuh bulan telah diberikan sekaligus pada Juli lalu, sehingga masing-masing guru menerima Rp 2,1 juta," jelasnya.
Tujuan Peningkatan Kesejahteraan
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap kesejahteraan guru honorer dapat meningkat seiring upaya memperkuat mutu pendidikan dasar dan menengah di seluruh Indonesia. Penambahan tunjangan ini diharapkan dapat memberikan motivasi serta dukungan lebih besar bagi guru honorer dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar di berbagai sekolah.
Tindak Lanjut dan Perencanaan Ke Depan
Selain peningkatan tunjangan, Kemendikdasmen juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program dan inisiatif. Hal ini termasuk dalam rencana kerja jangka panjang yang akan terus dikembangkan guna menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan antara lain:
- Peningkatan akses pendidikan bagi daerah-daerah terpencil.
- Pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa.
- Pelatihan dan sertifikasi guru secara berkala.
- Peningkatan infrastruktur sekolah agar lebih memadai.
Dengan adanya penambahan tunjangan ini, diharapkan dapat menjadi awal dari perbaikan yang lebih luas dalam dunia pendidikan, khususnya bagi guru honorer yang memiliki peran penting dalam sistem pendidikan nasional.