Uji Coba Drone Kargo 150 Kg di Bandara Kertajati

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Uji Coba Drone Kargo 150 Kg di Bandara Kertajati

Uji Coba Terbang Drone Kargo Listrik DF-L100 di Bandara Kertajati

Dreamfly Indonesia baru saja melaksanakan uji coba terbang perdana untuk drone kargo listrik DF-L100 di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. Uji coba ini menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi drone yang dirancang khusus untuk kebutuhan logistik dan operasi SAR di wilayah kepulauan Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Drone tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dreamfly Indonesia dengan perusahaan asal Tiongkok, Tsingfly, yang merupakan spin-off dari Tsinghua University. Kolaborasi ini telah berlangsung selama satu tahun melalui joint venture yang fokus pada pengembangan teknologi drone untuk berbagai keperluan logistik dan penyelamatan jiwa.

CEO Dreamfly Indonesia, Daniel Tan, menjelaskan bahwa DF-L100 dirancang untuk mengatasi tantangan geografis Indonesia. Dengan demikian, drone ini dapat menjadi solusi transportasi udara jarak menengah yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.

"Tujuan kami sederhana, yaitu menurunkan biaya logistik dan mempercepat distribusi antar pulau," kata Daniel dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025). Ia memilih fokus pada drone kargo listrik dibanding drone penumpang karena ingin menghadirkan teknologi yang langsung bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah. Tujuan utamanya adalah memberikan solusi untuk pengiriman barang, bantuan kemanusiaan, dan misi penyelamatan jiwa.

Selama sepekan terakhir, tim gabungan Dreamfly Indonesia dan Tsingfly bersama para insinyur dari Tsinghua University telah melakukan persiapan teknis dan kalibrasi sistem penerbangan di Bandara Kertajati. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan keandalan dan keselamatan drone sebelum digunakan secara lebih luas.

Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas, Alkaf Widija, menyatakan dukungan penuh terhadap operasional drone DF-L100. "Basarnas akan segera mempelajari drone tersebut terutama untuk misi penyelamatan dan kemanusiaan," katanya.

Spesifikasi Teknis Drone DF-L100

Drone TF-L100 memiliki berat lepas landas maksimum 650 kilogram dengan kapasitas muatan hingga 150 kilogram. Dengan kemampuan ini, drone ini mampu membawa berbagai peralatan misi maupun material penyelamatan.

Dengan jangkauan terbang maksimum 140 kilometer dan daya tahan hingga 90 menit, TF-L100 dirancang untuk beroperasi di berbagai kondisi lapangan, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai situasi darurat atau pengiriman barang ke daerah yang sulit dijangkau.

Potensi Penggunaan dan Manfaat

Penggunaan drone kargo listrik seperti DF-L100 diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan dalam berbagai sektor. Dalam bidang logistik, drone ini bisa menjadi alat transportasi alternatif yang lebih cepat dan efisien, terutama untuk pengiriman barang ke daerah terpencil.

Dalam operasi SAR, drone ini dapat membantu dalam penyelamatan jiwa dengan membawa perlengkapan medis atau alat bantu evakuasi ke lokasi yang sulit dicapai. Selain itu, drone juga bisa digunakan untuk bantuan kemanusiaan, seperti mendistribusikan bantuan makanan atau obat-obatan ke wilayah yang terkena bencana.

Tantangan dan Langkah Masa Depan

Meski memiliki potensi besar, penggunaan drone kargo listrik masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah regulasi penerbangan yang harus disesuaikan dengan penggunaan teknologi baru ini. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti bandara atau tempat pendaratan khusus juga perlu dikembangkan agar operasi drone bisa berjalan lancar.

Namun, dengan dukungan dari pihak-pihak terkait seperti Basarnas dan kerja sama dengan Tsingfly, Dreamfly Indonesia optimis bahwa DF-L100 akan menjadi solusi yang layak dan berkelanjutan. Dengan terus meningkatkan teknologi dan memperluas jaringan operasi, drone kargo listrik ini diharapkan bisa menjadi bagian penting dari sistem transportasi nasional di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan