
Pemprov Riau Gelar Uji Kompetensi untuk Seleksi JPT Pratama
Sebanyak 149 peserta yang mengikuti seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyelesaikan uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural. Ujian ini berlangsung selama lima hari, mulai dari Senin 2 Oktober hingga Jumat 24 Oktober 2025 lalu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala UPT Penilaian Kompetensi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Andi Husnadi menjelaskan bahwa saat ini tim masih melakukan proses rekapitulasi nilai seluruh peserta. Saat ini tim asesor sedang merekap nilai dari semua peserta, ujarnya pada Minggu (26/10/2025).
Setelah proses rekap selesai, Panitia Seleksi (Pansel) akan segera mengumumkan daftar peserta yang dinyatakan lulus tahap uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural. Peserta yang lulus akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang. Tahapan ini terdiri dari penulisan makalah, kemudian presentasi hasil makalah dan wawancara di hadapan tim Pansel.
Setelah semua tahapan selesai, Pansel akan mengumumkan hasil akhir seleksi pada 5 November 2025, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Namun, jadwal ini bersifat tentatif dan bisa saja mundur mengingat banyaknya peserta yang ikut dalam seleksi ini.
Pihaknya memastikan bahwa setiap tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan objektif, dengan melibatkan berbagai unsur profesional dan pengawas dari instansi terkait untuk menjamin proses berjalan adil.
Seleksi terbuka ini menjadi salah satu yang paling menarik perhatian di tahun 2025. Pasalnya, 20 posisi strategis di lingkungan Pemprov Riau dibuka untuk diisi, tidak hanya oleh ASN dari Riau, tetapi juga oleh peserta dari luar provinsi, bahkan dari kementerian dan lembaga pusat seperti Kementerian Kesehatan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hingga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Berikut adalah 20 jabatan eselon II yang dibuka dalam seleksi ini:
- Kepala Dinas Kesehatan Riau
- Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau
- Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau
- Kepala Biro Umum Setdaprov Riau
- Kepala Dinas Pariwisata Riau
- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau
- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Riau
- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau
- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau
- Direktur RSUD Arifin Achmad Riau
- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau
- Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau
- Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau
- Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Riau
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau
- Kepala Dinas Perkebunan Riau
- Sekretaris DPRD Riau
- Kepala Dinas Pangan, Ketahanan Pangan dan Hortikultura Riau
- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfo) Riau
- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau
Proses Seleksi yang Transparan dan Objektif
Proses seleksi JPT Pratama ini dilaksanakan dengan prinsip transparan dan objektif. Tim Pansel bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan setiap tahapan berjalan adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk memilih calon pemimpin yang memiliki kompetensi dan kapasitas yang mumpuni dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Pemprov Riau.
Selain itu, partisipasi dari peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk dari luar provinsi dan instansi pusat, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung dalam proses pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan. Ini juga menjadi kesempatan bagi para profesional untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengisi posisi-posisi strategis di Riau.
Dengan adanya seleksi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Provinsi Riau. Proses seleksi yang dilakukan diharapkan mampu menghasilkan pejabat yang kompeten, berintegritas, serta memiliki visi dan misi yang jelas dalam menjalankan roda pemerintahan.