
Seminar Web3: Menghadapi Dunia Bisnis dan Investasi di Era Digital
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan blockchain, Universitas Ciputra (UC) Surabaya melalui program Entrepreneurship & Venture Development (ENT) berkolaborasi dengan Wahyoo Venture menggelar seminar bertajuk “Entrepreneurship & Investment in the Web3 World” di Dian Auditorium. Acara ini diselenggarakan pada Kamis (9/10/2025) dan menjadi momen penting dalam memperkenalkan tren bisnis dan investasi di era Web3.
Seminar ini menyajikan wawasan mendalam tentang bagaimana dunia bisnis dan investasi berkembang di era digital yang semakin terbuka. Ratusan mahasiswa Universitas Ciputra serta pengusaha dari komunitas Apkrindo (Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia) hadir secara aktif dan antusias mengikuti sesi diskusi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Mereka diajak untuk memahami pentingnya membangun mindset kewirausahaan dan investasi yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi. Di era ekonomi digital yang semakin dinamis, kemampuan adaptasi dan inovasi menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan bisnis.
Founder Wahyoo Venture, Peter Shearer, menjelaskan alasan memilih UC sebagai mitra kolaborasi. Menurutnya, Universitas Ciputra memiliki ekosistem kewirausahaan yang kuat dan mahasiswa yang kreatif serta berani mencoba hal baru. Ia menilai bahwa mahasiswa UC memiliki karakter adaptif dan inovatif, yang sangat dibutuhkan untuk menembus dunia bisnis berbasis teknologi seperti Web3.
Dalam kesempatan tersebut, Peter juga memperkenalkan Hypr Project, sebuah inisiatif yang membantu bisnis di sektor F&B (food and beverage) dengan potensi pertumbuhan tinggi untuk mendapatkan pendanaan melalui sistem digital dan desentralisasi. Ia menilai bahwa sektor F&B dan lifestyle di Indonesia memiliki potensi besar, dan UC memiliki banyak talenta yang siap mengembangkan inovasi di bidang tersebut.
Vice Head of Entrepreneurship & Venture Development (ENT) UC, Yuanita Ratna Indudewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata UC dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi bisnis masa depan. Ia ingin mahasiswa UC tidak hanya tahu teori bisnis, tetapi juga memahami tren investasi baru seperti Web3 yang akan membentuk ekosistem ekonomi global.
Yuanita menambahkan bahwa ENT UC terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri agar mahasiswa terbiasa berinteraksi langsung dengan dunia usaha. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tapi juga dari pengalaman nyata para praktisi.
Kolaborasi yang Membuka Peluang Baru
Kolaborasi antara UC dan Wahyoo Venture memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mereka tentang dunia bisnis dan investasi di era Web3. Seminar ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga menjadi jembatan antara akademisi dan industri.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam seminar ini antara lain:
- Perkembangan teknologi digital dan dampaknya terhadap bisnis
- Pentingnya mindset kewirausahaan yang adaptif dan inovatif
- Tren investasi baru seperti Web3 dan potensinya di pasar global
- Peran universitas dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan ekonomi digital
Selain itu, acara ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para ahli dan praktisi di bidang kewirausahaan dan investasi. Hal ini membantu mereka memahami realita dunia bisnis yang lebih nyata dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di masa depan.
Masa Depan Bisnis yang Berbasis Teknologi
Dengan adanya seminar ini, UC dan Wahyoo Venture menunjukkan komitmen mereka dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan. Mereka percaya bahwa pendidikan dan kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan dan peluang di era Web3.
Pengembangan keterampilan kewirausahaan dan investasi di kalangan mahasiswa menjadi prioritas utama. Dengan pemahaman yang mendalam tentang teknologi dan tren bisnis terbaru, mahasiswa UC diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi positif dalam perekonomian nasional dan global.