
Kerja Sama Akademik antara Universitas Negeri Jakarta dan Russian State University for the Humanities
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah memulai kerja sama dengan Russian State University for the Humanities (RSUH) yang berada di Moskow, Rusia. Delegasi RSUH yang dipimpin langsung oleh Rektor RSUH, Prof. Andrey Loginov, mengunjungi UNJ pada hari Kamis (6/11/2025), disambut oleh Rektor UNJ, Prof Komarudin bersama jajaran pimpinan universitas.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami ingin mengembangkan penelitian bersama dan membuka pusat pembelajaran Bahasa Rusia–Indonesia. Ini penting agar kedua bangsa dapat saling memahami budaya dan identitas masing-masing,” ujar Prof. Loginov, dikutip dari situs resmi UNJ, Sabtu (8/11/2025).
RSUH memiliki 284 program pendidikan sarjana dan pascasarjana, serta 35 program doktoral. Salah satu rencana yang akan segera diwujudkan adalah pembukaan kelas Bahasa Indonesia di RSUH pada tahun depan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Rusia.
Prof Loginov menekankan pentingnya kolaborasi dalam bidang ilmu maritim. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan sedangkan Rusia ialah negara dengan wilayah daratan dan kelautan yang luas.
“Kami tidak ingin hanya mengikuti pandangan Barat dalam kajian maritim. Indonesia memiliki pengalaman dan perspektif yang sangat berharga dalam bidang ini,” tambah Prof Loginov.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Andi Hadiyanto menyampaikan bahwa UNJ membuka peluang kerja sama lintas bidang. Mulai dari pendidikan, seni, bisnis, hingga psikologi. Ia turut memperkenalkan program Fast Track, Japan Track dan Labschool binaan UNJ.
“Kami berharap alumni Labschool dapat melanjutkan studi ke Rusia. Bahkan, kami mendorong dosen-dosen UNJ untuk melanjutkan studi doktoral di sana,” ungkap Andi.
Dalam sambutannya, Rektor UNJ, Prof. Komarudin mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan akademik dan budaya kedua negara.
“Rusia dan Indonesia memiliki sejarah hubungan yang panjang sejak masa Presiden Soekarno. Kini saatnya kita melanjutkan tradisi baik tersebut melalui bidang pendidikan,” ujar Prof Komarudin.
Program Pertukaran Dosen dan Mahasiswa
Kontribusi Rusia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peran Indonesia dalam diplomasi bahasa dan maritim turut disoroti. Kesepakatan untuk menyusun nota kesepahaman (MoU) dan peta jalan (roadmap) kerja sama secara konkret menutup pertemuan.
Rencananya kerja sama ini mencakup beberapa program seperti:
- Program pertukaran dosen dan mahasiswa, yang akan memperkuat hubungan antara dua institusi pendidikan.
- Riset bersama yang akan fokus pada topik-topik yang relevan bagi kedua negara, terutama dalam bidang maritim.
- Pendirian pusat studi budaya dan bahasa di masing-masing universitas, yang akan menjadi pusat penelitian dan edukasi tentang budaya dan bahasa masing-masing negara.
Selain itu, UNJ juga mengajak RSUH untuk menggelar pameran pendidikan Rusia agar masyarakat Indonesia lebih mengenal peluang studi di negara tersebut.